Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politik

Tim Ridho-Kamdan Desak Bawaslu Usut Tuntas Intimidasi Honorer

KUNINGAN (MASS) – Tim Pemenangan Paslon 02 Ridho-Kamdan, menyatakan sikap tegas dengan mengutuk keras tindakan intimidasi yang diduga dilakukan oleh pihak tertentu, terhadap pegawai honorer atau non-ASN di Kabupaten Kuningan. Dugaan tersebut harus diusut tuntas supaya oknum terkait harus disanksi tegas.

Dugaan tersebut mencuat, setelah munculnya keterangan dari Bawaslu Kuningan yang mengungkapkan adanya tekanan agar pegawai honorer memilih salah satu paslon dalam Pilkada Kuningan.

Juru Bicara Tim Pemenangan Ridhokan, Agus Mauludin, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin dan kecewa dengan praktik intimidasi yang dinilai mencederai proses demokrasi.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan hak politik pegawai non-ASN tetapi juga menciptakan tekanan yang tidak seharusnya terjadi, terutama dalam lingkungan birokrasi yang seharusnya netral.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami mengutuk keras tindakan intimidasi yang diduga dilakukan kepada pegawai honorer. Ini adalah pelanggaran terhadap asas demokrasi dan keadilan dalam memilih pemimpin daerah,” tegasnya, Kamis (14/11/2024).

Ia mengimbau semua pihak untuk menghormati hak politik setiap individu tanpa ada tekanan atau paksaan dari siapa pun, termasuk dari lingkungan ASN. Pihaknya siap bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengusut dugaan tersebut, demi memastikan pemilu berlangsung secara jujur dan adil.

“Tim Ridho-Kamdan menegaskan bahwa kemenangan sejati hanya bisa dicapai melalui dukungan murni dari masyarakat, tanpa adanya unsur pemaksaan atau ancaman,” tandasnya.

“Kami berharap semua pegawai honorer dapat bebas menentukan pilihan mereka, sesuai hati nurani tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Kami menyerukan kepada semua pendukung Paslon 02 untuk menjaga kedamaian dan kondusivitas Pilkada, tanpa melakukan tindakan yang bisa merugikan hak-hak individu lain,” sambungnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pihaknya berharap, kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk mengedepankan etika dan asas demokrasi dalam pesta demokrasi yang berlangsung di Kuningan.

“Kami semua tentu menginginkan Pilkada ini berjalan aman, damai, dan tanpa intimidasi. Marilah kita hormati hak setiap individu untuk menentukan pilihannya tanpa ada rasa takut,” ungkapnya.

Pihaknya juga tengah melakukan pendalaman terhadap dugaan tersebut. “Seandainya terbukti, ya itu kan termasuk pelanggaran. Kita serahkan ke pihak Bawaslu untuk menindak lanjuti temuan tersebut,” tandasnya.

Hal tersebut sekaligus menepis adanya fitnah terhadap Tim Pemenangan Paslon 02, karena tidak pernah memberikan arahan untuk melakukan tindakan yang melanggar prinsip demokrasi. Tim Ridho-Kamdan berkomitmen menjunjung tinggi prinsip demokrasi yang sehat, dan menghormati hak setiap individu dalam menentukan pilihan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seperti diketahui, Bawaslu Kuningan baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terkait dugaan pegawai honorer, yang merasa mendapatkan tekanan dari pihak yang berafiliasi dengan salah satu paslon. Bawaslu juga mengingatkan bahwa intimidasi atau paksaan dalam proses pemilihan, merupakan pelanggaran yang bisa dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Ketua Paguyuban Silihwangi Majakuning, Nandar menyebut kunjungan Penasehat Utama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Silverius Oscar Unggul,  ke kawasan Taman Nasional Gunung...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Amankan posisi puncak, Persib Bandung kembali berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League pekan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Polemik pelaksanaan Jumatan di Musala Ar-Rahmat Pendopo Kuningan, terus bergulir. Semula ditegur Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan dijawab oleh pihak...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Saat ini, rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Kuningan hanya 7-8 tahun. Bisa dibilang, jika dirata-rata hanya lulusan SLTP. Hal itulah yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang peria berinisial M (22), asal Cirebon, diamankan jajaran Polres Kuningan setelah diduga mengaku sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan bertugas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jamparing Research merilis hasil survey tentang kinerja pemerintahan satu tahun Dian-Tuti. Salah satu yang disurvey, kerawanan praktik korupsi di berbagai Satuan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam beberapa hari terakhir menjalankan agenda kedinasan di Jakarta, salah satunya melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki hari ke-5 Ramadhan, sejumlah kebutuhan pokok terpantau mengalami kenaikan harga, Senin (23/2/2026). Entah terpengaruh karena diwajibkannya zakat fitrah atau juatru...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam menggelar pelantikan Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan periode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pesik Kuningan sedang mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi Liga 4 Seri 1 Nasional yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat setelah beberapa...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Kramatmulya, tepatnya di sekitar RM Ali Action pada Minggu (22/2/2026) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Beberapa waktu lalu, Andri Patoni, salah satu perwakilan korban pemalsuan identitas, memberikan penjelasan mengenai kronologis bagaimana masyarakat mengetahui mereka memiliki tunggakan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Kuningan Prof. Dr. Suwari Akhmaddhian SH MH tegas mengatakan bahwa secara hukum, penyadapan getah pinus di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pakar hukum konservasi Dr H Dadan Taufik S Hut SH MH MKn yang juga akademisi dan dosen, angkat bicara perihal polemik...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ashri Perumahan Alam Asri Kuningan menggelar kegiatan pesantren kilat (Sanlat) di bulan Ramadhan 1447 Hijriyah. Sanlat Ramadhan...

Religi

KUNINGAN (MASS) – DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kuningan melalui Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) menggelar kegiatan Qur’an Fest 2026 di Sekretariat DPD PKS...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan memiliki sekitar 900.000 lebih bidang tanah yang harus dikelola dan disertifikasi. Menurut data terbaru, hingga tahun ini, sekitar 500.000...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Setelah dua tahun terhenti, seleksi Pemuda Pelopor Kabupaten Kuningan akhirnya akan dilaksanakan kembali tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di tengah wacana pembangunan desa yang kerap terjebak pada retorika program dan janji penataan, pemuda Desa Silebu, Kecamatan Pancalang justru menunjukkan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Candrika Adhiyasa, ahli lingkungan sekaligus konsultan lingkungan asal Kuningan, menyatakan pentingnya kepastian regulasi dalam penyadapan getah pinus di lereng Gunung Ciremai....

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Sosialisasi pembangunan kandang ayam oleh PT New Hope Indonesia pada Rabu (18/2/2026) di aula balai Desa Cihirup menjadi tempat. Dalam sosialisasi...

Desa

KUNINGAN (MASS) – IRMAS Jami Al Huda Desa Pakembangan Kecamatan Mandirancan, menggelar kegiatan Ramadhan Fair sepanjang bulan puasa tahun 2026 ini. Ramadhan Fair aendiri...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Lahir dan besar di Kabupaten Kuningan, da’i muda Jawa Barat ini bakal tampil ajang dakwah di TV nasional, AKSI (Akademi Sahur...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR) yang dirilis baru-baru ini, angka ketidakpuasan masyarakat ke kinerja aparat desa di Kabupaten Kuningan ternyata cukup...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Negara hukum (Rechtstaat) bukan sekadar negara yang memiliki aturan, melainkan negara yang mampu mendistribusikan keadilan secara proporsional. Dalam APBN 2026, pemerintah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR), lembaga penelitian asal Kabupaten Kuningan, menunjukkan respon terhadap program MBG, belum meyakinkan. Pasalnya, meski lebih dari...