KUNINGAN (MASS) – Suasana di depan Balai Desa Cihideung Hilir Kecamatan Cidahu mendadak memanas pada Senin (5/1/2026) pagi. Ratusan massa berkumpul melakukan aksi demonstrasi besar-besaran menuntut Kuwu dan jajaran aparatur pemerintahan desa turun. Aksi ini, diklaim massa aksi, karena merasa aspirasi mereka selama ini diabaikan oleh pihak desa.
Dalam aksi itu, massa aksi mengaku sudah melakukan audiensi dan dialog dengan Kuwu tentang berbagai masalah di desa, tetapi sayangnya, hasil yang diharapkan tidak kunjung tercapai. Dalam beberapa bulan terakhir, massa aksi merasa bahwa keluhan dan tuntutan mereka tidak mendapatkan respon yang memadai dari pihak pemerintahan desa.
Lantaran alasan kekecewaan itulah yang membuat massa mengambil langkah lebih tegas untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan aksi. Ikbal, salah satu perwakilan massa aksi, menyampaikan tuntutannya dengan suara lantang.
“Kami minta Kuwu untuk mengundurkan diri jika tidak ada langkah nyata untuk memenuhi janji-janji yang telah diucapkan. Jika tidak, kami akan segel Balai Desa ini,” teriaknya.
Selain tuntutan pengunduran diri, massa aksi juga membawa berbagai spanduk dan poster yang mencerminkan kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintah desa. “Kami butuh pemimpin yang peduli, bukan sekadar janji,” celetuk satu masa aksi.
Dalam situasi yang semakin memanas, pihak keamanan berupaya untuk mendamaikan situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam aksi tadi, sempat ada tawaran untuk berdialog, namun banyak dari massa merasa skeptis. Mereka telah kecewa dengan proses sebelumnya yang dianggap lambat dan tidak transparan.
“Kami sudah lelah menunggu. Kami ingin perubahan nyata, bukan sekadar janji kosong lagi,” tambahnya. (raqib)
https://www.instagram.com/reel/DTHKdXSEzu6/?igsh=NWk1a2VndW4xOGR0








