Wabup Tinjau Bencana Puting Beliung, Dua Rumah di Buniasih Alami Kerusakan Berat

KUNINGAN (MASS) – Bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Buniasih, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, tidak hanya meninggalkan kerusakan bangunan, tetapi juga memunculkan persoalan keselamatan dan kelayakan tempat tinggal bagi warga terdampak.

Dari total 17 rumah yang terdampak dalam peristiwa pada Kamis (29/10/2026), dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup berat.

Kondisi itu menjadi perhatian Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, saat meninjau langsung lokasi bencana pada Sabtu (31/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia tidak hanya melihat kerusakan bangunan, tetapi juga mencermati kondisi keluarga yang harus bertahan di tengah keterbatasan tempat tinggal.

Menurut Tuti, penanganan korban bencana tidak cukup hanya dengan memperbaiki bagian rumah yang rusak. Faktor keselamatan, kesehatan, dan kelayakan hunian juga harus menjadi pertimbangan utama, terutama bagi keluarga yang tinggal di bangunan dengan kondisi kerusakan parah.

Ia bahkan mendorong agar rumah yang sudah tidak layak dihuni mendapatkan penanganan lebih lanjut melalui kemungkinan program relokasi.

“Kalau kondisinya sudah separah ini, rumahnya memang harus dipindahkan dan masuk dalam program relokasi. Kita harus memastikan keluarga ini bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan layak,” ujar Tuti.

Perhatian itu bukan tanpa alasan. Rumah yang menjadi salah satu lokasi peninjauan diketahui dihuni dua keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Sejumlah kebutuhan dasar, mulai dari tempat tidur, pakaian hingga peralatan memasak, masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Ia meminta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga segera disiapkan untuk mendukung proses pendataan serta kemungkinan penanganan melalui program relokasi. (didin)