Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Visi Misi Elit, Keuangan Sulit

KUNINGAN (MASS) – Seperti tema ini menggambarkan Kuningan sedang krisis moneter dalam keuangan, dan pembangunan Kuningan yang semakin jauh dari kata terwujud.

Saat ini pemerintah daerah yang sedang disibukan dengan hutangnya tidak bisa menjawab kepercayaan masyarakat Kuningan. Pasalnya anggaran (PAD), bantuan provinsi yang mencapai 94 milyar itu tidak bisa membuat rencana pembangunan kuningan melainkan untuk melunasi hutang yang setiap tahunnya bertahap terus.

Pemerintah sudah gagal dalam mealokasikan anggaran karena sistem “GALI LOBANG TUTUP LOBANG” yang dilakukan berdampak pada sektor-sektor yang belum terselesaikan seperti perekonomian, pendidikan, keshetan maupun budaya terutama di kalangan masyarakat yang menjadi imbasnya.

Hal ini menjadi sebuah pertanyaan bagaiamana fungsi pengawasan? Yang mengatur pembagian annggaran untuk kepentingan rakyat untuk Kuningan, sedangkan hari ini kita tidak merasakan apapun hasil pemikiran dan fungsi pewakilan rakyat ini, yang hanya bisa mewakili sejahteranya rakyat dan masyarakat hanya bisa melarat.

Siapa yang harus disalahkan? legislatif atau pemerintah daerah? Bisa kita rasakan dampak yang diakibatkan dari gagalnya sistem keperintahan atau pengawasan terhadap anggaran dan tujuan pengelolaan anggaran tersebut.

Lalu anggaran yang sudah dialokasikan kemana saja apakah benar ini sistem gali lobang tutup lobang? Adakah tindak lanjut secara Hukum mapun tindakan tegas dari pengawasan secara berkala?

Lalu bagaimana pemerintah bisa menangani kemiskinan yang saat ini ekstrim sedangkan pemerintahnya sendiri aja ketar-ketir untuk pembayaran proyek, pengeluaran besar namun PAD masih kecil logika yang sangat masuk akal jika mangkatan gagal bayar.

Penulis : Dhika Purbaya selaku Wakil Ketua 2 PC PMII Kuningan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 7 dari total 8 fraksi DPRD Kabuoaten Kuningan, secara berbarengan mengusulkan Pansus soal Gagal Bayar Pemda pada APBD TA 2022....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Rapat konsultasi Pemda yang langsung dihadiri Bupati bersama DPRD Kabupaten Kuningan sore ini, Rabu (1/2/2023) tidak dihadiri 6 ketua fraksi. Rapat...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kepada anggota dewan Kabupaten Kuningan yang terhormat, dalam Undang-undang sudah diatur bahwa DPR/DPRD mempunyai 3 hak istimewa yang diarahkan kepada eksekutif...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Anggota komisi 1 DPRD Kabupaten Kuningan Deki Zaenal Mutaqin, menjadi salah satu yang masih tidak puas atas paparan TAPD saat Rapat...

Advertisement