KUNINGAN (MASS) – Seleksi calon Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kuningan (Perumda BPR Kuningan) alias Bank Kuningan, menyisakkan 2 kandidat.
Dari total 3 pendaftar, calon Dewas Bank Kuningan yang lolos seleksi administrasi/verifikasi berkas adalah Dewi Rosmalina Crisna Murti SE M Si (asal Kelurahan Cijoho) dan Drs Nono Sujono (asal Windujanten).
“Dari tiga pelamar, hanya dua yang memenuhi persyaratan administrasi. Sesuai aturan, meski jumlahnya kurang dari tiga orang, seleksi tetap berlanjut,” kata Ketua Panitia Seleksi sekaligus Pj Sekda Kuningan, Dr Wahyu Hidayah M Si, Jumat (26/8/2025).
Sesuai jadwal, kata Wahyu, peserta yang lulus seleksi administrasi akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dijadwalkan pada 2–3 September 2025 mendatang.
Wahyu menambahkan, hasil seleksi ini juga merujuk pada Peraturan Bupati Kuningan Nomor 17 Tahun 2019 tentang Tata Cara Seleksi dan Pengangkatan Anggota Direksi dan Dewan Pengawas. Dalam aturan tersebut disebutkan, jika jumlah calon kurang dari tiga orang meski sudah dilakukan perpanjangan pendaftaran, maka seleksi tetap dilanjutkan.
“Seleksi ini sangat penting untuk memastikan bahwa Dewan Pengawas BPR Kuningan nantinya memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen dalam mengawasi jalannya perusahaan daerah,” jelasnya.
Dengan ditetapkannya dua nama calon, masyarakat kini menunggu hasil akhir uji kepatutan dan kelayakan untuk menentukan siapa yang akan menduduki posisi Dewan Pengawas BPR Kuningan periode 2025–2028.
Untuk diketahui, dalam seleksi Dewas Bank Kuningan berlangsung, sosok Nono Sujono yang disebut-sebut orang dekat Bupati Dian Rachmat, jadi yang paling terdepan sebagai kandidat. (eki)
