Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politics

Tolak Hasil Pileg, Forum Demokrasi Kabupaten Kuningan Ajukan Mosi Tidak Percaya

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Demokrasi Kabupaten Kuningan, menggelar aksi membacakan petisi yang berisi penolakan terhadap Pemilu Legislatif tahun 2024 dan mosi tidak percaya, Rabu (28/2/2023) sore.

Aksi itu dilakukan di depan Pendopo Pemda Kabupaten Kuningan, kemudian ke KPU Kuningan dan Bawaslu Kuningan. Petisi yang berisi penolakan hasil Pileg itu juga diserahkan ke 3 lembaga tersebut.

Salah satu inisiator gerakan aksi tersebut, Nana Barak, mengatakan bahwa fungsi social control masyarakat dalam menjalankan pengawasan terhadap kebijakan pejabat publik atau lembaga publik di lingkungan pemerintah kabupaten kuningan, sangat penting untuk terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, transparan, akuntable, bersih dan bebas dari KKN.

“Kami Forum Demokrasi Kabupaten kuningan dengan penuh tanggungjawab dan kesadaran moral menyatakaan keprihatinan atas penyelenggaraan pemilu legislatip tahun 2024 di Kabupaten Kuningan,” kata Nana Barak.

Ia menganggap, ada pengabaian etika, moral dan nilai-nilai demokrasi serta pelanggaran norma-norma konstitusi yang ditampilkan oleh para penyelenggara pemilu baik pejabat publik atau lembaga publik dan para calon wakil rakyat tanpa rasa malu, menjadi potret rusaknya bingkai kebangsaan dan kenegaraan hari ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tindakan pelanggaran pemilu seperti money politik, manipulasi suara dan prosedur administrasi untuk dapat memenangkan calon tertentu dimungkinkan menjadi gejala pelanggaran terhadap degradasi nilai moral dan etika dalam menjaga hak kedaulatan rakyat.

“Oleh karena itu kami menyatakan untuk mengajukan penolakan atas Pemilihan Umum Legislatip Tahun 2024 dan mosi tidak percaya serta minta pertanggungjawaban Saudara Dr Drs H Raden Iip Hidayat M Pd sebagai PJ Bupati Kuningan, Asep Budi Hartono M Pd sebagai Ketua KPU Kuningan, Firman Rahman sebagai Ketua Bawaslu Kuningan yang telah gagal mengawal Demokrasi atas Penyelenggaraan Pemilu Legislatif tahun 2024 sebagai sarana demokrasi untuk melaksanakan kedaulatan rakyat,” tegasnya.

Berikut tuntutan yang dilayangkan Forum Demokrasi Kabupaten Kuningan:

  1. Pemerintah Daerah telah gagal dalam mengawal dan mencapai pemilu yang Demokratis dalam penyelenggaraan pemilu 2024 di kabupaten kuningan sesuai tugas dan peran pentingnya dalam melakukan sosialisasi, literasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai peraturan perundang-undangan dan regulasi lainnya serta pendidikan politik dalam rangka menciptakan masyarakat pemilih yang cerdas dan beradab, sehingga dalam penyelenggaaraan pemilu 2024 banyak terjadi pelanggaran dalam bentuk money politik yang begitu masif yang telah merusak nilai luhur demokrasi.
  2. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan diduga telah melakukan manipulasi suara dan pembiaran adanya pelanggaran pidana sesuai Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan umum Pasal 391 dan PKPU nomor 25 Tahun 2023 Tentang Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara dalam pemilihan Umum, yang dilakukan PPS yang tidak mengumumkan formulir salinan sertifikat hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya dengan cara menempelkan formulir tersebut di tempat umum pada kelurahan/desa yang disebut dengan ancaman Pidana kurungan paling lama 1 ( Satu ) tahun dan denda paling banyak Rp. 12.000.000,- ( dua belas juta rupiah) sesuai Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemillu Pasal 508.
  3. Badan pengawas Pemilu ( BAWASLU ) dibuat tidak berdaya dan diduga melakukan pembiaran dengan adanya pelangggaran pemilu mulai dari money politik yang begitu masif, manipulasi suara dan pelanggaran prosedur administrasi yang dilakukan oleh PPS di tingkat Desa/kelurahan.
  4. Penyelenggaraan pemilu yang sejatinya menjadi sebuah parameter atau barometer untuk mengukur dan menentukan tentang kualitas demokrasi kita, dengan harapan dapat melahirkan calon-calon wakil rakyat dan pemimpin yang berkarakter dan berkualitas sehingga Cuma hanya akan melanggengkan adanya praktek korupsi politik yang sudah menjadi budaya yang bersifat terstruktur, sistemik dan masif.

(eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan dibahas di Kejaksaan Negri (Kejari) Kuningan, Rabu (29/5/2024) pagi ini. Nama yang sempat disebut...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Hari ini, Kamis (2/5/2024) sore, KPU Kabupaten Kuningan menggelar Sidang Pleno Penetapan Hasil Pemilu Legislatif di Hotel Grand Cordella Kuningan. Dalam...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, H Dede Ismail, mengaku dirinya masih dipercaya sebagai pimpinan partai berlambang Garuda tersebut, di tingkat...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – “Politik adalah seni mencari masalah, menemukannya di mana-mana, mendiagnosisnya secara salah, dan memperoleh solusi yang salah. ~Groucho Marx Pemilu telah usai,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Rekapitulasi hasil Pemilu 2024 di Kabupaten Kuningan, ternyata tak jauh berbeda dengan apa sudah disurvey Jamparing Research, sebulan jelang pencoblosan. Hal...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pesta demokrasi 2024, ada yang mempersiapkan hajat dan ada juga yang saling menghujat. Hal itulah yang dikatakan Ketua Ikatan Mahasiswa Kuningan...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Perhelatan Pemilihan Umum untuk Pilpres dan Pileg tahun 2024 tengah berproses di rekapitulasi suara. Semua unsur penyelenggara terlibat dalam Pemilu, berusaha...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa yang terganung dalam Korakap (Koalisi Rakyat Kuningan Anti Penindasan) menyambangi tempat berlangsungnya pleno rekapitulasi KPU, Kamis (29/2/2024) siang. Mereka,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Tak terasa sudah sembilan hari berlalu Pemungutan dan Penghitungan suara dilalui. Rekapitulasi pun beberapa sudah dilaksanakan, beberapa masih berlangsung. Khuuss untuk...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini publik Kabupaten Kuningan diramaikan dengan polemik mengenai adanya potensi kecurangan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024. Menyikapi hal ini,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pasca rampungnya pencoblosan dan kini berlangsungnya perhitungan suara, berkembang isu jual beli suara hasil Pemilu 2024. Hal itu, jadi sorotan serius...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Pasca penyelenggaran Pemilu, harga beras di pasaran terpantau terus mengalami kenaikan harga. Bahkan, gabah juga terbilang langka dan mahal. Begitu juga...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pj Bupati Kuningan Drs Dr Raden Iip Hidayat M Pd, menyampaikan belasungkawa terhadap penyelenggara Pemilu yang mengalami musibah kecelakaan kerja, hingga...

Politics

KUNINGAN (MASS) – TPS 16 Desa Kasturi Kecamatan Kuningan, disulap jadi seolah-olah tempat hajatan atau kondangan pada penyelenggaraan Pemilu, Rabu (14/2/2024) kemarin. Ketua KPPS...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Budi Hartono atau yang dikenal sebagai Abuhar, mengatakan pihaknya terus menginventarisir apa yang terjadi pada penyelenggara...

Politics

KUNINGAN (MASS) –  Perhelatan Pemilu masih dalam tahap penghitungan. Berbeda pilihan, adalah yang biasa. Di dalamnya, ada yang unggul dan tentu ada yang tidak...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Tepat sehari pasca Pemilu, Kamis (15/2/2024) ini, harga telur di pasaran kembali mengalami kenaikan harga. Dari Rp 27,5ribu/kg, kini mencapai Rp...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pada Pemilu 2019 lalu, banyak penyelenggara terutama KPPS, sakit bahkan sampai meninggal dunia karena kelelahan pasca bertugas siang malam tanpa jeda....

Politics

KUNINAN (MASS) – Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya Kuningan berkolaborasi dengan BEM PTNU Jawa Barat menggelar Nobar dan diskusi Film Dirty Vote....

Politics

KUNINGAN (MASS) – Petugas KPPS di TPS 5 Dusun Acoran Desa Mekarjaya Kecamtan Cimahi, melakukan pelayanan pada para pemilih dengan cara yang unik, Rabu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pasca viralnya video serangan fajar dengan uang dan stiker dj Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi, Selasa (13/2/2024) malam, Bawaslu Kuningan angkat bicara....

Politics

KUNINGAN (MASS) – Proses Penyelenggaraan Pemilu di TPS 009, 010, 011 Dusun Puhun Kampung Cililitan Desa Subang Kecamatan Subang, bertumpu di 1 gedung bangunan,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pada Pemilu yang akan digelar pada Rabu (14/2/2024) besok, Pj Bupati Kuningan Dr Drs Raden Iip Hidayat tidak pulang ke Bandung...

Business

KUNINGAN (MASS) – Pemilu di depan mata, tinggal menghitung jam untuk sampai pada Rabu (14/2/2024) besok. Nasib kepemimpinan bangsa, mulai dari Pilpres, DPD RI,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 510 siswa dari kelas X dan XI SMK Auto Matsuda, menerima KTP pada Selasa (13/2/2024) dari Pemkab Kuningan melalui Dinas...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Tanggal 14 Februari mendatang masyarakat Indonesia akan menggelar pesta demokrasi untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, serta anggota legislatif....

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan Icu Firmansyah menghimbau agar masyarakat Kuningan sama-sama memantau penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Apa yang anda harapkan dari politik di negeri ini? — Pemimpin yang berintegritas? Anti-korupsi? Saya rasa yang anda harapkan selalu tentang hal yang...

Advertisement