KUNINGAN (MASS) – Meski di momen Lebaran tahun ini mengalami penurunan pengunjung ke tempat-tempat wisata yang dikelola, Perumda Aneka Usaha (AU) Kuningan mengklaim justru berkontribusi di ketahanan pangan, dan stabilisais harga.
Hal itu ditegaskan Ditektur Perumda AU Kuningan anyar, Adang Kurniawan. Selain berkontribusi di ketahanan pangan, Adang bilang pihaknya juga tengah fokus pada penataan dan revitalisasi di sebagian objek wisata.
Untuk diketahui, Perumda AU Kuningan sendiri mengelola beberapa wisata unggulan mulai dari Balong Cigugur, Balong Dalem, Buper Cibeureum, Cipaniis, Talaga Remis dan Talaga Nilem.
“Berdasarkan data evaluasi, tercatat adanya penyesuaian jumlah kunjungan sebesar 17% dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Dikatakan, masih dari data evaluasi, hal ini disebabkan periode musim Lebaran yang singkat (5 hari) yang menyebabkan waktu luang pemudik terbatas, serta berhentinya operasional Balong Cigugur yang tengah dilakukan perbaikan fasilitas kolam utama.
Perbaikan dilakukan sebagai bentuk penataan sirkulasi air dan lingkungan habitat ikan dewa yang beberapa waktu lalu mati massal, agar keberadaan ikan ikonik ini bisa berkelanjutan.
Soal klaim kontribusi di ketahanan pangan, Perumda AU Kuningan terlibat di Bazar Gerakan Pangan Murah, stabilisasi harga pangan, yang dilaksanakan selama 7 hari sebelum Lebaran, di Puspa Siliwangi dan Pertokoan Cijoho.
“Inisiatif ini merupakan komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian harga kebutuhan pokok yang cenderung melonjak sebelum Lebaran. Kami ingin memastikan kehadiran Perumda AU Kuningan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat baik di sektor wisata maupun penguatan ekonomi riil,” ujar Andang.
Meski tengah ada perbaikan di beberapa objek wisata, Direktur sebut Perumda AU Kuninggan optimis menyongsong libur sekolah semester dua atau periode Juni 2026. Karenanya, penataan dan revitalisasi fasilitas tengah gencar dilakukan di sebagian objek wisata. (eki)















