KUNINGAN (MASS) – PT Bhinneka Sangkuriang Transport atau Bhisa Shuttle Kuningan kini resmi beroperasi di outlet anyar. Jika sebelumnya outlet Bhisa berada di Kelurahan Ciporang sebrang RS Wijaya Kusumah, kini outletnya berpindah ke eks kantor Kesbangpol Kuningan, Jl RE Martadinata sebrang Kodim Kuningan/samping ATR-BPN Kuningan.
Outlet anyar Bhisa Shuttle Kuningan sendiri diresmikan pada Jumat (30/10/2026) sore tadi. Hadir langsung dalam peresmian outlet anyar, segenap keluarga Bhinneka, serta dihadiri juga oleh Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, yang secara simbolis memotong pita dan menerima nasi tumpeng.
Selain Bupati Kuningan, nampak hadir juga Kepala BPKAD Kuningan Deden Kurniawan, Kepala Satpol PP Kab Kuningan Budi Alimudin, Kabid Asset BPKAD, Camat Kuningan serta Lurah dan jajaran pemerintahan setempat.
Bupati Dian Rachmat Yanuar M Si, dalam kesempatan itu mengucapkan selamat dan mendoakan Bhisa Shutlle agar bisa sukses dan terus melayani mobilitas warga Kuningan keluar kota. Apalagi, Dian juga membuka data, dari 1,2 juta penduduk Kuningan, 20%-nya merantau. Ada yang belajar, ada juga merantau untuk bekerja dan usaha. Dian bilang trafficnya tinggi dan jadi peluang pengusaha transport.
“Kami terbuka, investor siapapun itu (masuk ke Kuningan) selagi menempuh aturan yang sesuai,” kata Bupati Dian, sembari mengingatkan agar pengusaha tidak hanya mencari untung semata, tapi juga menuntaskan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat setempat.

Sementara, PMO PT. Bhinneka Sangkuriang Transport Suci Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa kehadiran Bhisa Shutlle di Kabupaten Kuningan, sejak tahun 2017 hingga saat ini telah melayani berbagai rute perjalanan dari Kuningan menuju Bandung, Jakarta, Bandara Seokarno Hatta , Karawang, Cikarang, Bekasi, Cibubur, Semarang.
Ia berharap, kehadiran Bhisa Shuttle di Kabupaten Kuningan yang menghubungkan ke berbagai wilayah itu, bisa mendorong pertumbuhan potensi daerah. “Kami harapkan konektifitas akses transportasi turut mendukung aktifitas ekonomi, peningkatan kualitas pelajar, dan pertumbuhan potensi daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suci Sri Wahyuni juga menyampaikan apresiasi setinggi -tingginya kepada Bupati selaku kepala pemerintahan Kabupaten Kuningan atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga pihaknya dapat mempergunakan faslitas tersebut, yang merupakan asset daerah.
Terpisah, Kepala BPKAD Kabupaten Kuningana, Deden Kurniawan, mengamini bahwa penggunaan tempat tersebut merupakan kerjasama antara PT Bhinneka Sangkuriang Transport dan pemerintah daerah. Gedung yang memang sudah dibongkar itu, disewakan dengan biaya sesuai kajian KPKNL.
Sewa yang dipatok Pemda sesuai kajian KPKNL, nilainya Rp 60 juta pertahun. PT Bhisa melakukan sewa bangunan kepada Pemkab Kuningan untuk 5 tahun kedepan. Biaya sewa itu masuk PAD melalui BPKAD Kabupaten Kuningan. (eki)
