Dulu Mempesona, Kini Wisata Bukit Panembongan Ditutup, Ternyata Gara-gara….

KUNINGAN (MASS) – Wisata alam Bukit Panembongan yang berlokasi di wilayah Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, resmi ditutup. Penutupan ini diketahui berdasarkan papan pengumuman yang terpasang di lokasi, yang menyebutkan bahwa penutupan dilakukan berdasarkan surat nomor 0436/043.7/KNG/DIVREJANTEN/2024 dari Perhutani. Saat dikonfirmasi pada Rabu (20/8/2025) terkait penutupan tersebut, Humas Perhutani Kuningan, Dani, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan karena … Baca Selengkapnya

Warga Subang Resah, Hutan Tutupan Desa Dirambah Kebun Kopi, Debit dan Kualitas Air Makin Buruk

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Subang Kecamatan Subang dibuat resah dengan kerusakan hutan penyangga desa, yang sejak dulu dilindungi warganya, belakangan dirambah perkebunan kopi dan kapol. Bukan tanpa sebab, warga Subang resah karena dampak rusaknya hutan, dirasakan secara langsung. Mulai dari debit air mengecil, kualitas air yang berkurang terutama musim hujan, serta potensi gesekan antar … Baca Selengkapnya

Puluhan Tahun, Ratusan Warga Eks Dusun Cimeong Belum Kantongi Sertifikat, Kayak Punya Motor Bodong

CIWARU (MASS) – Sejak menempati lahan baru di kawasan relokasi tahun 1980 silam, warga Dusun Cimeong Desa Cilayung Kecamatan Ciwaru belum mengantongi sertifikat. Mereka merasa seperti punya sepeda motor bodong. Pernyataan ini terlontar saat audiensi di Gedung DPRD, Jumat (16/5/2025). Rupanya gejolak yang terjadi di desa tersebut, bukan semata-mata persoalan tapal batas antara Desa Cilayung … Baca Selengkapnya

Diundang Rakor Siaga Darurat Kekeringan, TNGC dan Perhutani Tidak Hadir

KUNINGAN (MASS) – Sekda Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar MSi merasa kecewa dengan tidak hadir pihak Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan Perhutani pada acara Rapat Koordinasi Siaga Darurat Kekeringan di Kabupaten Kuningan Tahun 2019. Acara rakor di gelar di ruang Rapat Linggarjati Setda Kuningan. Ada 31 peserta undangan yang diminta hadir. Namun, hanya TNGC … Baca Selengkapnya

Gempur: Perhutani Persis Layaknya Pemerintah VOC Belanda

KUNINGAN (MASS) – Audiensi yang dilakukan oleh Gempur terkait gagalnya konservasi yang dilakukan Perhutani, mengatakan bahwa prilaku Perhutani layaknya pemerintah VOC Belanda. Hal tersebut diutarakan langsung oleh Ketua Gempur Okky Satrio. “Gempur melihat prilaku Perhutani persis sama sebangun laiknya pemerintah VOC Belanda yang menindas rakyat Bumipoetra. Mereka berhak memerintah dan tidak pernah melayani kepentingan kaum … Baca Selengkapnya

Kegagalan Konservasi Perhutani Lebih Berbahaya Dibanding Kasus Ujang

KUNINGAN (MASS) – Aksi demo bela Ujang bin Sanhari yang terjadi di depan Perhutani Rabu kemarin melebar. Pasalnya, Gempur (Gerakan Massa Pejuang untuk Rakyat) melaksanakan audiensi ke Gedung DPRD, Jum’at (22/2/2019). Topik yang diangkat Gempur dalam audiensi yaitu gagalnya konservasi Perhutani lebih berbahaya dibanding penebangan pohon oleh ujang bin sanhari. Sebanyak 15 orang diterima langsung … Baca Selengkapnya

Aksi Demo Bela Ujang Berujung Diskusi

KUNINGAN (MASS) – Aksi demo bela Ujang memasuki pekan ketiga. Berbeda dengan aksi demo sebelumnya, pekan ini, Rabu (20/2/2019), pihak Perhutani memanggil perwakilan massa aksi dari mahasiswa dan perwakilan masyarakat Cipedes. Sebelumnya, salah satu orator aksi, Pipih Riyati mengatakan massa aksi meminta Perhutani untuk memberikan bukti konkret untuk mensejahterakan masyarakat petani. “Kami meminta bukti konkret … Baca Selengkapnya

Dituntut 1 Tahun Penjara, Ujang ‘Serang Balik’

KUNINGAN (MASS) – Terdakwa kasus dugaan penebangan pohon, Ujang bin Sanhari yang dituntut 1 tahun penjara, rupanya tidak tinggal diam. Kasna anak Ujang, melakukan ‘serangan balik’. Dia buka-bukaan perihal dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum perhutani. “Di dalam NPKS jika ada terjadi perselisihan diantara kedua pihak itu diselesaikan dengan mufakat dan musyarawah dari tingkat desa … Baca Selengkapnya

Perjanjiannya Pohon Pinus Bukan Mahoni

KUNINGAN (MASS) – Kasus Ujang memasuki babak baru. Ternyata apa yang didakwakan berupa penebangan pohon mahoni, tidak masuk dalam perjanjian kerjasama yang tertuang dalam Nota Perjanjian Kerjasama Tahun 2008. “Kami menggarisbawahi berdasarkan surat dakwaan dan perkataan Danru (Dedi Mulyadi) menyatakan bahwa Pakembangan blok 40B, tercantum pohon mahoni merupakan tanaman utama. Padahal dalam nota kerjasama tercantum … Baca Selengkapnya

Warga Desa Cipedes Gelar Doa Bersama Dukung Ujang

CINIRU (MASS) – Tadi malam (5/2/2019) sekitar 80 orang warga Desa Cipedes Kecamatan Ciniru menginap di gedung PCNU Kuningan untuk menyampaikan dukungan mereka pada persidangan salah seorang warga Desa Cipedes, Ujang bin Sanhari. Sebagaimana marak diberitakan sebelumnya, Ujang bin Sanhari tengah menghadapi tuntutan penebangan liar dan perusakan hutan dengan tuntutan 5 tahun penjara dan denda … Baca Selengkapnya