KUNINGAN (MASS) – Kepastian mengenai markas yang akan digunakan Pesik Kuningan dalam mengarungi kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini akhirnya menemui titik terang. Skuad Laskar Ciremai dipastikan resmi menjadi tim musafir usai stadion kebanggaan warga Kuningan, Stadion Mashud Wisnusaputra, dinyatakan tidak memenuhi standar.
Manajemen tim terpaksa memboyong seluruh aktivitas pertandingan kandang ke luar Jawa Barat demi bisa tetap berlaga di kompetisi kasta ketiga nasional tersebut. Pilihan tempat berlaga bagi Pesik Kuningan jatuh pada Stadion Kebogiro yang berlokasi di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Keputusan ini diumumkan secara terbuka oleh pihak manajemen melalui akun Instagram resmi Pesik Kuningan pada Kamis (29/10/2026). Langkah tersebut diambil setelah Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan dinyatakan tidak lolos proses verifikasi kelayakan yang dilakukan oleh pengelola kompetisi Liga 3 Nusantara.
Kondisi lapangan, rumput yang belum tumbuh merata, serta fasilitas pendukung yang minim membuat stadion di pusat Kota Kuningan itu dinilai belum siap menggelar laga resmi level nasional.
“Stadion Mashud Wisnusaputra belum lolos verifikasi sehingga tidak bisa dipakai untuk menggelar pertandingan Liga 3 Nusantara,” tutur Manajer Pesik Nono beberapa hari yang lalu.
Meskipun harus berlaga jauh dari dukungan langsung para suporter setia di tanah kelahiran, pihak manajemen menegaskan keputusan berpindah markas merupakan langkah terbaik agar Pesik tetap bisa berkompetisi.
Stadion Kebogiro Boyolali dipilih karena telah memenuhi standar kelayakan infrastruktur, kualitas rumput lapangan,serta fasilitas penunjang pertandingan yang memadai. Keputusan menjadi tim musafir ini tentu menjadi ujian berat bagi mentalitas pemain.
Namun, manajemen optimistis perubahan markas pertandingan tidak akan menyurutkan semangat dan fokus para pemain dalam memburu target klub. Pihak klub mengimbau seluruh elemen suporter dan masyarakat Kabupaten Kuningan untuk terus mengalirkan doa serta dukungan moral meski tim harus berjuang di tanah seberang.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kuningan agar perjuangan Laskar Ciremai di Boyolali berjalan maksimal dan meraih hasil terbaik,” tutur Koordinator tim Pesik Kuningan, Abdul Majid. (Raqib)
