KUNINGAN (MASS) – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital mulai diterapkan di Desa Muncangela, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, melalui implementasi Sistem Digital Informasi Desa Terintegrasi (SIDEGI). Program tersebut merupakan inisiatif Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Kuningan.
Kegiatan pembukaan pengambilan kepada masyarakat itu turut dihadiri oleh Kepala Desa Muncangela beserta jajaran Pemerintah Desa, dosen pendamping PKM-PM Universitas Kuningan, para Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta warga Desa Muncangela.
Ketua Tim PKM-PM SIDEGI, Dika Suganda, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Muncangela atas dukungan dan sambutan yang diberikan kepada tim mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam mewujudkan transformasi digital di tingkat desa.
“Selama tiga bulan ke depan kami akan mendampingi Pemerintah Desa Muncangela dalam implementasi SIDEGI,” ujar Dika, Minggu (12/7/2026)
Ia berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan mahasiswa semata, namun dapat bermanfaat dan berkelanjutan bagi pelayanan desa.
Dika menjelaskan, SIDEGI merupakan sistem informasi desa berbasis digital yang dirancang untuk membantu pemerintah desa dalam mengelola data administrasi secara lebih efektif, cepat, dan terintegrasi.
Melalui sistem ini kata dia, proses pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih efisien, akurat, serta mampu mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan modern.
Lebih lanjut, ia menuturkan kegiatan pertama diisi dengan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan SIDEGI kepada peserta. Dalam sesi tersebut, tim mahasiswa memperkenalkan berbagai fitur sistem sekaligus berdiskusi dengan perangkat desa dan masyarakat mengenai kebutuhan pelayanan administrasi yang ada di Desa Muncangela.
Selama masa pelaksanaan program, Tim PKM-PM SIDEGI akan melaksanakan implementasi sistem, memberikan pelatihan kepada perangkat desa, melakukan pendampingan penggunaan aplikasi, serta monitoring dan evaluasi guna memastikan sistem dapat dimanfaatkan secara optimal.
Melalui sinergi antara Kampus, Pemerintah Desa, dan masyarakat, program SIDEGI diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik di tingkat desa. (didin)