Setelah Maleber dan Luragung, Kutawaringin Juga Diterjang Angin Kencang; Puluhan Bangunan Terdampak, Listrik Satu Desa Sempat Mati Total

KUNINGAN (MASS) – Setelah angin kencang sempat menghantam Kecamatan Maleber dan Kecamatan Luragung baru-baru ini, kejadian serupa juga terjadi di Desa Kutawaringin Kecamatan Selajambe, Jumat (6/11/2026) sore.

Akibat hujan disertai angin kencang itu, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga ringan. Bahkan, trafo milik PLN juga tedampak sampai menyebabkan padam listrik.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana S STP, merinci dampak yang terjadi akibat insiden hujan dan angin kencang tersebut.

Mulai dari WC umum milik desa dengan ukuran 3 x 4 m, mengalami kerusakan pada bagian atap baja ringan. Kemudian Tempat warung milik Ono (42) mengalami kerusakan pada bagian atap (uksak sedang).

Lalu tempat usaha (material) milk Nurjaman (35) mengalami keruksakan berat pada bagian atap yang terbuat dari baja ringan dengan ukuran 10 x 10 meter.

Belum lagi Pustu dengan ukuran 15 x 9 m mengalami keruksakan pada bagian dapur dengan ukuran 4 x 3 m mengalami keruksakan pada atap yang terbuat dari asbes.

Lalu 1 unit trapo milik PLN, papan reklame milik pemerintahan desa, hingga area pertokoan pasar desa Kutawaringin mengalami kerusakan sedang pada bagian atap.

“40 unit rumah/tempat usaha milik warga mengalami keruksakan sedang pada bagian atap genteng,” kata Kalak BPBD, dalam laporannya.

Dikatakan, pada hari Jum’at itu, terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi selama kurang lebih 1,5 jam. Mulai dari pukul 14.30 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Selain berkoordinasi dengan berbagai pihak, BPBD menghimbu kepada pihak desa dan masyarakat agar tetap berhati – hati dan waspada saat beraktifitas pada musim penghujan. (eki)