KUNINGAN (MASS) – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuningan hingga kini belum semuanya terlayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi hal tersebut, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana, menegaskan pihaknya terus mendorong percepatan operasional, terutama di wilayah yang dinilai tertinggal.
U Kusmana mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk segera membuka dan melayani penerima manfaat.
Satgas MBG juga telah menginstruksikan SPPI untuk mengakselerasi seluruh persiapan, termasuk kelengkapan pendirian dapur MBG agar sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Jika persiapan dan perlengkapan mendirikan bangunan (dapur) sesuai dengan aturan, harus segera di akselerasi untuk pelayanan masyarakat (Penerima Manfaat) tersentuh,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Terkait wilayah 3T, U Kusmana menyebutkan dari empat lokasi yang dipersiapkan, sebagian besar sudah siap secara teknis. Namun, operasionalnya masih menunggu hasil akhir pemeriksaan.
“Kemarin sudah dilakukan check and recheck selama sekitar dua hari oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN). Dari empat yang disiapkan untuk wilayah 3T, sudah dinyatakan siap, tinggal menunggu operasional,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kabupaten Kuningan tercatat kurang lebih sebanyak 140 unit.
Sementara itu, terkait pengaturan menu MBG selama bulan Ramadan, U Kusmana menyerahkan hak tersebut ke SPPI. “Ya nanti, ada SPPI yang tau,” pungkasnya. (didin)







