Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Inspiration

Segudang Prestasi, Tasya Komara Sari Dorong Mahasiswa Berwirausaha

KUNINGAN (MASS) – Selagi masih menyandang mahasiswa, berwirausaha lebih banyak jalan.

Hal itulah yang tersirat saat Tasya Komarasari, perempuan cantik asal Desa Pagundan Kecamatan Lebakwangi, diwawancarai pada Selasa (19/10/2021) malam.

Tasya sendiri merupakan sarjana menejemen parawisata lulusan STP Trisakti Jakarta.

Sejak kuliah hingga lulus baru-baru ini, memang dikenal aktif di berbagai kegiatan.

Akhir-akhir ini, dara yang tidak lepas dari kerudung itu lebih aktif di bidang wirausaha dengan yang disebutnya sosio preuneurship.

Ia sendiri kini aktif dengan berkolaborasi mentoring wirausaha dengan segmen mahasiswa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Usia muda, status mahasiswa, kata Tasya, merupakan peluang besar untuk bergerak lebih leluasa.

“(Memang ingin) Berbagi ke anak muda, berinvestasi pengalaman ke anak muda, ngebuat lingkungan ke anak muda yang sehat seneng baca dan memiliki nilai di masa depan. Jadi ketika menghadapi bonus demografi, kita bisa berdaya,” ujarnya menjelaskan.

Dirinya percaya, mempersiapkan estafet dari generasi ke generasi sangat penting. Apalagi, untuk menyongsong peran di masa depan nanti. Tasya yakin, masa depan sangat butuh SDM yang unggul.

“(Saat ini) Saya juga pelaku wirausaha. Darisini banyak peluang yang saya dapatkan. 2020 bukan Juni baru buat usaha MARS.ID dengan basis sosio preuneur. Marrs.id itu juga kepanjangan dari Mari Rubah Sosial Income Desa,” sebutnya menjelaskan.

Taskom, sapaan akrabnya, tidak hanya ingin memberi manfaat ke lingkungan saja. Dan mungkin, semangat itulah yang membawanya banyak memberi materi ke mahasiswa mahasiswa.

Sebut saja beberapa kali Taskom memberi materi di Unpad, Universitas Mataram, Universitas Veteran Jakarta dan Mahasiswa Kuningan di Cirebon.

“Wirausaha mahasiswa itu, lebih mudah sebenarnya dibanding sudah lulus. Saya juga saat ini di kementrian koperasi di pendampingan UMKM, makanya saya tahu betul, UMKM untuk mendapat akses permodalan itu cukup susah, harus BI Checking dan lain-lain,” imbuhnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika mahasiswa, biasanya lebih mudah. Ada banyak perlombaan dan event bahkan nasional yang peluangnya cukup besar, apalagi jika sudah tahu kunci-kuncinya. Baik itu dari segi administrasi (proposal), maupun presentasi yang meyakinkan.

“Kita effort biasanya berupa proposal, dan lomba. Di nasional, bahkan di setiap wilayah juga ada. Ada banyak banget peluang lomba wirausaha, bisnis plan. Jadi ketika usaha itu udah jalan, tinggal dipoles aja, kita berikan value lain. Udah gak zaman mencetak pengusaha yang hanya menghitung profit aja. Tapi juga bisa memecahkan masalah lingkungan. Dan setelah mendapat permodalan itu bisa cukup memecahkan masalah,” ujarnya sembari tersenyum lebar.

Taskom, bicara seperti itu berkaca dari pengalamnya saat menjadi mahasiswa.

Setidaknya, dalam dua tahn terakhir Tadya berhasil meraih prestasi di beberapa kompetisi tingkat nasional.

Pada tahun 2019 misalnya, ia berhasil keluar sebagai Juara Nasional PKM (Program kreativitas Mahasiswa) kategori – Artikel Ilmiah oleh Kemenristekdikti, Republik Indonesia.

Pada tahun berikutnya, berhasil Juara Nasional “Wirausaha Muda Pemula (WMP) oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Lal tahun ini, berhasil menjadi juara Nasional KBMI (Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, Tasya juga berhasil menjadi Juara Nasional PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) oleh Kemendikbuk. Tasya juga dinobatkan Mahasiswa Berprestasi STP Trisakti 2021.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian, Tasya adalah Juara Wirausaha Nasional BIP JPU oleh Kemenparekraf 2021.

Dirinya juga merupakan Delegasi International Model United Nation (MUN) ; Bali tahun 2019 dan Excellenece Award in China Asean College Students International Tourism Competition tahun 2021.

Segudang prestasi dan pengalamannya itu, ditunjang juga dengan keaktifannya di organisasi.

Tasya, tercatat sebagai Ketua Trisaki Research Club, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti 2018 –2019.

Tergabung juga dalam Kemitraan Trisakti Entrepreneur Club, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti 2020. Lalu aktif di Pengembangan Program di Kuningan Initiative, organisasi sosial masyarakat 2021.

Meski begitu, ia tak menghilangkan fokusnya pada akademis. Tasya merupakan penerima beasiswa 50% yayasan STP Trisakti dengan IPK: 3,91.

“Sebelumnya pernah gagal juga (dalam kompetisi, red). Cuman setelah ngerti polanya, alhamdulillah,” ucapnya sembari menyebut, dalam setahun uang pembinaan yang digunakannya untuk usaha, bisa mencapai 63 jutaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tasya mengaku, secara personal dirinya ingin menjadi pengajar, dosen. Tapi saat ini, selain terus mengejar yang diimpikannya, juga mulai mendorong UMKM untuk upgrade diri.

Kini ia juga tercatat sebagai mentor yang sudah terverifikasi di OK Oce.

Saat ini, setumpuk sertifikat mulai dari Pendamping UKM Pasca SHAT dari Kementrian Koperasi dan UKM 2021, Sertifikasi Mentor Wirausaha Indonesia oleh Ok Oce Indonesia 2021, Sertifikasi Pemasaran Digital oleh LSP Retail Indonesia 2021 dikantonginya.

Selain itu, Sertifikasi Layanan Produk oleh LSP Retail Indonesia 2021, juga Sertifikasi Pemandu Wisata oleh BNSP PARNUS 2021 Pengalaman Bisnis.

“Untuk bimbingan wirausaha, banyak kok sepereti kolaborasi di Oke Oce Andalan. Saya bagian proposal, kita ada kerjasama dengan universitas-universitas. Kita juga mau buka, Waindo (Wirausaha Muda Indonesia) November mendatang. Kita ingin, yang ingin nyiptain lingkungan pemuda-pemudi wirausaha yang positif,” jawabnya saat ditanya, dimana jika pelaku usaha bisa ikut dimentorinya. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

PD

PKB

Advertisement

PAM

Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Religious

KUNINGAN (MASS)- Rabu, 04 Jumadil Ula 1443 H / 08 Desember 2021 M 🍂🌻 Hikmah Hari Ini🌻🍂 📚 قَـال ابـن القَـيِّم -رحـمَه الله تَعالـَى-:...

Government

KUNINGAN (MASS)- Menulis merupakan kegiatan mengekspresikan pikiran dan pemikiran. Tidak sedikit yang menjadikannya sebagai profesi namun sebagian lain menjadikannya sebagai hobi bahkan pelampiasan kepenatan....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Keluarga pelapor dugaan korban dukun cabul di Desa Cidahu Kecamatan Pasawahan, ingin polisi segera bergerak cepat atas laporan pihaknya. Hal itu...

Government

KUNINGAN (MASS)- Dari mulai Selasa-Mingggu (7-11/12/2021) ribuan peserta mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk formasi guru. Peserta tahap dua ini akan...

Advertisement