Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Business

Sampai Lima Kali di Bulan Ramadhan, BPR Raksa Wacana Agri Purnama Bagikan Ribuan Paket Takjil

KUNINGAN (MASS) – Selama bulan Ramadhan ini, terhitung sudah lima kali BPR Raksa Wacana Agri Purnama membagikan ribuan paket takjil ke warga Kuningan.

Terbaru, dilakukan di sekitaran alun-alun taman kota Kuningan pada Kamis (29/4/2022) kemarin sore menjelang waktu berbuka puasa. Para pegawai BPR, terlihat kompak membagikan takjil kepada warga yang ada disana.

Direktur utama BPR Raksa Wacana Agri Purnama Agus Suprayitno mengatakan, rangkaian kegiatan ini dilakukan untuk berbagi kepada warga Kuningan. Terlebih, BPR Raksa-pun, pemiliknya adalah orang Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita dari BPR Raksa Wacana Agri Purnama, sudah melakukan ini yang kelima kalinya di bulan ini. Pertama di kantor kas Mandirancan, lalu kantor pusat Cilimus, kantor kas darma, kas ciawi dan ini yang kelima, kita bersama-sama di kantor cabang Kuningan,” ujarnya pada kuninganmass.com setelah membagikan takjil.

Sampai saat ini, lanjut Agus, pihaknya sudah membagikan sekitar 2000-an takjil. Pembagian takjil di bulan Ramadhan sendiri, terbilang rutin setiap tahunnya. Biasanya, dilakukan di setiap kantornya.

BPR Raksa Wacana Agri Purnama sendiri, memiliki 3 cabang yakni di Cilimus, Luragung dan Kuningan. Selain cabang, ada 4 kantor kas seperti di Darma, Mandirancan, Cibingbin dan Ciawigebang.

Dijelaskan Agus, sebagai lembaga keuangan, BPR yang dikelolanya ini terus bertumbuh dan berlaba. Tahun lalu, laba bersih yang diterima 459 jutaan.

“Dan hari ini terakhir, sesuai keputusan cuti bersama dan libur lebaran mulai tanggal 29 – 8 Mei. Jadi masuk lagi tanggal 9 Mei nanti. Jadi sekarang, kita akan (rekap) closing, mudah-mudahan memuaskan,” tuturnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pertumbuhan BPR Raksa sendiri, tidak terlepas dari produk-produk unggulan yang memberikan kenyamanan dan menjadi solusi bagi masyarakat. Produknya mulai dari tabungan, deposito, sampai kredit memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

“Kalo tabungan, ada Tamades (tabungan masyarakat desa) dan Taprona (tabungan program terencana) yang sangat bersaing karena suku bunganya cukup tinggi,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan, bagi masyarakat yang memiliki rencana kedepan seperti ibadah dan pendidikan, menabung dengan jangka waktu tertentu semisal 5-10 tahun kedepan, akan sangat tepat menabung di BPR Raksa Wacana Agri Purnama.

Begitupun dengan program kredit. Ada dua produk yang banyak digunakan, yakni kretap (kredit tetap) bagi warga Kuningan yang memiliki penghasilan tetap, baik ASN maupun swasta.

Adapula kredit modal kerja yang bisa diakses tanpa agunan. Kredit ini, dijelaskan Agus, bisa digunakan pelaku usaha (UMKM) tanpa jaminan, cukup KTP dan KK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Untuk kredit ini, pinjaman pertama maksimal 3 juta selama satu tahun. Dan pengajuan kedua, bisa meningkat 5-10 juta.

“Bunganya sangat bersaing, hanya 2 persen perbulan,” ujarnya sembari memberikan contoh bandingan yang biasa dilepas begitu saja di pasar, dimana binganya sebulan bisa sampai 20 persen. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Business

KUNINGAN (MASS) – Kabar gembira kembali datang dari dunia perbankan Kuningan. Pasalnya, BPR Raksa Wacana Agri Purnama Kuningan, berhasil menjadi salah satu yang diberi...

Education

KUNINGAN (MASS) – Dibukanya lowongan Direktur Perumda AU (PDAU) dan Dewas BPR, membuat banyak pihak memantau dan menerka-nerka, akan seperti apa dua BUMD itu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Setelah 9 tahun lamanya masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) alias buronan, Endang Priatna (35), akhirnya ditangkap. Mantan karyawan BPR Bumi Asih...

Social Culture

KUNINGAN (Mass) – Terkait agenda ‘jalan-jalan’ para kuwu hingga pemerintahan kecamatan se Kabupaten Kuningan ke Pangandaran yang difasilitasi PD BPR Kuningan, mendapat kritikan pedas...

Advertisement