Reruntuhan Longsor Sempat Tutup Akses Jalan di Cilebak

KUNINGAN (MASS) – Material longsor sempat menutup akses jalan penghubung Desa Cilebak dan Desa Legokherang, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan, Kamis (7/5/2026). Beruntung, setelah dilakukan penanganan oleh petugas dan warga, akses kendaraan kini sudah kembali bisa dilalui.

Longsor terjadi di Dusun Pahing RT 5 RW 2, Desa Cilebak. Tebing dengan ukuran panjang sekitar 12 meter, lebar 4 meter dan tinggi 8 meter longsor hingga membawa rumpun bambu dan menutup badan jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, pada saat kejadian wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang cukup lama. Selain itu kondisi tebing yang labil dan curam turut memicu terjadinya longsor.

“Pada hari Kamis terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dengan durasi yang cukup lama serta kondisi tebing yang labil dan curam mengakibatkan tebing tanah longsor membawa rumpun bambu dan menimpa akses jalan sehingga akses jalan tertutup dan tidak dapat dilalui,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, akses jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selain menutup akses jalan, longsoran juga menyebabkan rumpun bambu tumbang terbawa material tanah.

BPBD bersama aparat desa berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri Kabupaten Kuningan. Warga bersama aparat desa juga melakukan gotong royong membersihkan material longsoran dan rumpun bambu yang menutup badan jalan.

“Akses jalan untuk sementara sudah bisa dilalui kembali oleh KR2 dan KR4, namun masyarakat dihimbau untuk berhati-hati karena masih berpotensi longsor susulan,” kata Indra.

BPBD Kabupaten Kuningan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama musim penghujan, terutama bagi warga yang berada di wilayah rawan longsor. (didin)