Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Netizen Mass

Rekor Muri Tape Tidak Sesuai Harapan

KUNINGAN (MASS) – Euphoria masyarakat Kabupaten Kuningan dalam unjuk kebolehan di ajang pemecahan rekor muri untuk tape terpanjang di dunia telah usai. Tidak tanggung-tangung pemerintah menyediakan tape gratis serta lokasi berlangsungnya acara ketika CFD berlangsung, Minggu (2/9/’18).
Masyarakat tumpah ruah ke jalan ikut memeriahkan acara tersebut. Namun dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat hal-hal yang kiranya perlu menjadi perhatian bersama. Sebut saja pertama kemasan tape yang tidak manusiawi yang ditaruh di galah bambu dengan di hamparkan begitu saja di keramaian orang.
Seharusnya tape itu disajikan dengan baik dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Semestinya tape khas Kuningan ini diangkat ke public dalam acara pemecahan rekor muri tape terpanjang dengan menarik, yang terjadi malah dinistakan.
Yang kedua rekayasa lalu lintas tidak ada, mengakibatkat jalan Juanda sampai dengan Aruji mengalami kemacetan disebabkan jalur tersebut satu arah yang seharusnya petugas yang mengatur lalu lintas itu ada.
Katanya acara rekor tingkat dunia di brosur yang beredar, acara setingkat kelurahan pun masih memperhatikan jalur lalu lintas. Ditambah lagi, kita kan tau di Jalan Juanda  ini terdapat rumah sakit yang termasuk jalur darurat.
Yang ketiga persoalan sampah. Tidak begitu lama sambutan Jenderal (Purn.) Agum Gumelar.,M.Sc. di Rapat Paripurna Istimewa tepatnya Sabtu 1 September 2018 di gedung DPRD Kabupaten Kuningan terdengar ditelinga kita, beliau menyampaikan syarat bangsa yang besar itu harus memperhatikan kedisiplinan salah satunya kedisiplinan masyarakat dalam membuang sampah.
Melihat acara rekor muri tape terpanjang di dunia yang lalu meninggalkan sampah sangat berserakan. Kalau masih ingat pesan dari mantan Jedral tersebut harusnya panitia menyediakan tempat sampah serepresentatif mungkin sebagai upaya untuk memfasilitasi dalam membangun budaya disiplin membuang sampah.***
Penulis: Reza Rizky Ramadhan (Bidang PTKP HMI Cabang Kuningan)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Sebagai wujud memperingati Hari Batik Nasional upaya melestarikan dan mengembangkan budaya warisan karya anak Bangsa Indonesia, sesuai dengan intruksi dan arahan...

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Banyak hal yang jadi bahasan para alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI Kuningan saat Halal Bihalal sekaligus Musda KAHMI di Vila...

Education

KUNINGAN (MASS) – International Womens Day atau Hari Perempuan Sedunia merupakan momentum yang setiap tahun dirayakan oleh berbagai aktivis gerakan perempuan di  wilayah dunia....

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Komisariat STAI Al-Ihya menggelar kegiatan diskusi rutin pada Minggu (5/1/2020). Diskusi tersebut digelar di Vila Kampung...

Advertisement