Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Purwadi Hasan Darsono S Hut M Sc. (Foto: eki)

Pendidikan

Ramai di Medsos Narasi “Guru Honorer itu Ilegal”, Plt Kadisdik Membela, Beberkan Besarnya Kebutuhan Pengajar

KUNINGAN (MASS) –  Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Purwadi Hasan Darsono S Hut M Sc, membela para guru honorer yang belakangan banyak disudutkan di media sosial.

Bukan tanpa sebab, banyak pihak yang menunjukkan keberatan terbuka, karena pemerintah pusat, justru lebih mendahulukan kepastian pegawai MBG untuk jadi P3K. Padahal para guru honorer di lapangan masih banyak, dengan gaji yang tak layak.

Namun belakangan, ketidakpuasan itu justru seolah “diserang” balik. Banyak narasi yang mendiskreditkan dengan pertanyaan “Kok mau jadi guru honorer” atau “guru honorer ilegal”.

Plt Kadisdik Kuningan, Purwadi, membela peran guru, baik itu PNS, P3K, P3K Paruh Waktu, bahkan honorer. Ditegaskannya, apapun statusnya, mereka adalah guru, pengajar.

“Guru penting lah, kan mereka juga ngajar, mereka bapak ibu guru lho (mau apapun statusnya),” tegasnya seolah kaget, ada narasi yang justru mendiskreditkan.

“Kalo gak salah pengangkatan pegawai ranahnya bukan di kami. Kalo Pemerintah pusat mengangkat BGN ya kita dukung karena yang bekerja orang Kuningan. Masalah kenapa tenaga pendidik tidak otomatis semua diangkat, itu (kewenangannya) di Kementerian,” ujarnya, baru-baru ini.

Purwadi kemudian mengatakan bahwa kebutuhan tenaga pendidik itu besar. Mungkin, kata Purwadi, pengangkatan otomatis belum memungkinkan secara fiskal negara.

Ditanya soal guru honorer, ia mengamini pengangkatan pegawai di luar ASN memang sudah tidak boleh. Karenanya, guru honorer biasanya berstatus honorer lokal per sekolah.

“(Kebutuhannya memang besar) Pensiun terlalu banyak, pengangkatan tidak sebanding secepat pensiun,” ucapnya.

Ia kemudian mencontohkan bagaimana urgensi guru dengan sektor lain yang tak kalah penting, kesehatan penting.

“Kalo di Puskesmas, misal dokter gigi gak masuk, (pasien) bisa pindah Puskes. Kalo sekolah, guru kelas 5 pensiun, anak kelas 5 tidak bisa pindah sekolah, maka harus ada guru pengganti,” terangnya.

Karenanya, selama ini honorer lokal masih ada, dibiayai dana BOS. Pada pengangkatan P3K Paruh Waktu Pemkab Kuningan saja, ada 1.400-an guru yang diangkat.

“Mereka itu sebenarnya masih stay sebagian besar pengabdian. Kalo mereka bereaski bukan karena mereka tidak mau mengabdi di pendidikan, cuman mereka melihat perbandingan keadilan, wajarlah (ada keberatan). Tugas kita memfasilitasi itu komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan Kementerian, bagaimana solusi terbaiknya,” ucapnya.(eki)

Advertisement

Berita Terbaru

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harga daging sapi terpantau menurun hari ini di pasaran, Kamis (2/4/2026). Meski turun, harga daging sapi masih di angka Rp 140...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Hampir dua tahun sejak proses pembebasan lahan untuk proyek Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS), area yang berada di Desa Windujanten, Kecamatan...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Jelang bergulirnya kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia, Liga 4 Seri Nasional, tim berjuluk Laskar Ciremai ini dipastikan akan menambah kekuatan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh kehangatan dan canda tawa menyelimuti Alkenzi Convention Mayang Catering, Ciporang, pada Rabu (1/4/2026). Puluhan pensiunan guru dan kepala sekolah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus berupaya meningkatkan transparansi dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis yang dilakukan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Presidium Guru P3K Kuningan akan segera menggugat hasil pengumuman Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung....

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah RI secara resmi mengintruksikan ASN untuk bekerja WFH selama sehari dalam sepekan, yakni hari Jumat. Bahkan, swasta juga dianjurkan ada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Setelah sebelumnya santer wacana penyesuaian harga BBM, dimana hal itu cukup logis mengingat eskalasi di Timur Tengah meningkat hingga jalur minyak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, memastikan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) tidak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Rencana pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) yang membentang dari Kertawangunan menuju Kadugede, minta ditinjau ulang. Pasalnya, masih ada beberapa ruas...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung aktivitas positif generasi muda. Salah satunya melalui perhatian dan dukungan terhadap kegiatan kepemudaan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Carut marut tentang proyek PJU (Penerangan Jalan Umum) Kuningan caang sampai saat ini belum mendapatkan titik terang, apa sebenarnya yang terjadi?...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua Umum IMK Wilayah Cirebon Wirya Nur Fatahurrizqi menanggapi kasus sampah yang kian menggunung. Ia menyebutkan angka 315 ton per hari...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Hari-hari ini, isu mengenai kesehatan mental semakin banyak diperbincangkan oleh masyarakat, terutama di kalangan pemuda. Fenomena ini dapat dipandang sebagai indikator...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pertanian di Kabupaten Kuningan menutup bulan Maret tahun 2026 dengan capaian trengginas. Pasalnya, saat sejumlah sentra padi utama di wilayah pantai...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Komite Tetap (Komtap) Bidang Hukum, Etika Usaha, dan Pendidikan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kuningan Nurdiansyah Rifatullah menyoroti proses pembebasan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pembangunan jalan baru Lingkar Selatan di Kabupaten Kuningan akan berdampak pada delapan desa yang dilalui proyek. Hal itu disampaikan oleh Kepala...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Meski di momen Lebaran tahun ini mengalami penurunan pengunjung ke tempat-tempat wisata yang dikelola, Perumda Aneka Usaha (AU) Kuningan mengklaim justru...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung di Desa Kadugede pada akhir pekan kemarin, Sabtu (28/3/2026), merendam hunian warga serta dapur MBG yang...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Upaya menjaga stabilitas harga gabah sekaligus mendukung swasembada pangan terus dilakukan melalui pendampingan di tingkat petani. Seperti yang berlangsung di Blok...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pasca momen libur Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran, nampak harga-harga bahan pangan mulai menurun, Senin (30/3/2026). Bahan pangan yang sempat...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pada Sabtu (28/3/2026) kemarin, terjadi longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) di Dusun Segog RT 011 RW 003 Desa Karangsari Kecamatan Darma....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Jalan Lingkar Timur (JLT) atau yang kini disebut Jalan Eyang Kyai Hasan Maolani (Sampora – Ancaran), nantinya bakal terhubung hingga ke...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan pada Sabtu sore (28/3/2026), mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Akses jalan di jalur Kadugede-Bayuning, Kabupaten Kuningan, sempat tertutup sementara akibat pohon tumbang, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa terjadi...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pohon mahoni setinggi sekitar 20 meter tumbang dan menutup akses jalan di kawasan dekat Hotel Purnama Mulia, Jalan Raya Cigugur, Kecamatan...