Studi Banding ke Medan dan Bali, Apa yang Dicari?

KUNINGAN (MASS) – Sejak Senin (24/2/2020) gedung DPRD Kuningan sepi. Ini karena 50 anggotanya sedang studi banding ke luar provinsi.

Komisi 1 dan 3, mereka kebagian ke Bali. Sedangkan komisi 2 dan 4, lokasi kunjungan kerjanya ke Medan. Dana yang dikeluarkan tidak cukup 500 juta rupiah.

Ada anggota yang menyertakan pasangan hidupnya ke lokasi tujuan. Disamping wakil rakyat, sejumlah staf sekretariat dewan pun turut serta.

“Kalo kunker itu kan dalam rangka bersekolah atau mencari khasanah informasi dan referensi yang mudah-mudahan bisa dan tepat jika digunakan di Kabupaten Kuningan khusunya terkait dengan bidang garapan komisi 2,” jelas Wakil Ketua DPRD, H Ujang Kosasih.

Menurut politisi PKB ini, banyak kelebihan Medan jika dibandingkan dengan Kuningan. Yang terkait dengan bidang komisi 2 antara lain soal wisata.

Sebelumnya, Ketua DPRD Nuzul Rachdy memberikan penjelasan kaitan dengan lokasi tujuan studi banding.

“Daerah tujuan kunker itu disesuaikan dengan bidang masing-masing komisi,” ujarnya.

Satu contoh kenapa memilih Bali, menurutnya, di sana ada beberapa kebijakan daerah yang bisa diserap. Contoh Kabupaten Bangli terdapat Desa Panglipuran yang merupakan predikat desa terbersih di dunia.

“Kita bisa melihat partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah dan kebersihan di tempat itu,” terangnya.

Alasan lain, seluruh kabupaten/kota di Bali telah melaksanakan pola kebijakan pembangunan semesta berencana dimana kebijakan propinsi dan kabupaten/kota bisa bersinergis/paralel.

“Kabupaten Badung program pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Di Badung pemerintah bukan hanya menggratiskan warga yang sakit, melainkan keluarga pasien yang menungguinya pun diberi subsidi,” jelas Zul.

Ia menambahkan, masing masing daerah atau desa mempunyai kekhasan tersendiri dalam mengelola pariwisata dan lainnya.

“Sehingga desa desa menjadi sentra sentra industri, komoditas, pariwisata masing masing,” tukasnya.

Sementara itu, lokasi tujuan studi banding mengalami perubahan. Jika sebelumnya Menado masuk sasaran, dalam pelaksanaannya hanya 2 lokasi, yaitu Bali dan Medan saja. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com