Prihatin Guru Hanya Diupah Rp300 Ribu

KUNINGAN (MASS) – Dalam mengisi masa kampanye, Cabup Sentosa, dr Toto Taufikurohman Kosim bersilaturahmi ke Desa Bayuning Kecamatan Kadugede. Ia singgah di kediaman Iwan, warga setempat Selasa (27/3/2018).

Di rumah tersebut, Toto berbincang-bincang dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di desa itu. salah satunya Septira, putri seorang tokoh bernama Hj Engkes. Mojang satu ini bertanya cukup banyak kaitan dengan pendidikan, lingkungan sampai sektor kesehatan.

Septira berharap Toto bisa mengatasi persoalan yang ada di Kuningan. Salah satunya kaitan dengan upah guru honor dan pegawai lain agar sesuai UMK.

Harapan Septira, disambut oleh Dokter Toto. Dia berjanji akan memenuhi hak para guru dan karyawan lainnya yang masih honor. Tidak hanya menaikkan gaji, ia pun akan memperjuangkan semua tenaga honorer menjadi karyawan tetap.

“Persoalan tenaga honorer ini kok seakan-akan tidak ada jalan keluarnya. Saya berjanji akan menuntaskan semua persoalan ini,” tandas pimpinan RSU KMC yang kini terus membesar itu.

Toto merasa prihatin ketika mendengar masih ada guru yang diupah Rp300 ribu. Padahal menurutnya, guru adalah pahlawan. Siapapun tidak akan menjadi besar dan sukses tanpa didikan seorang guru.

Dengan upah sekecil itu, menurutnya tidak manusiawi. “Sangat tidak sebanding dengan tanggungjawab yang diemban mereka. Guru itu sangat menentukan baik dan tidaknya generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia punya tekad kuat untuk mengatasi persoalan tersebut. Agar bisa mencetak generasi yang berdaya saing, maka harus dididik dengan baik.

“Gurunya harus terjamin sehingga fokus dalam membimbing anak didik. Jangan biarkan mereka berada dalam kebimbangan dan ketidakpastian,” tekad cabup yang dibelakangnya disokong sosok pendidik senior, H Dedi Supardi MPd, mantan Sekdisdik Kuningan itu. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com