Kelompok Disabilitas Disentuh

KUNINGAN (MASS)- Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, KPU Kabupaten Kuningan mengadakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih untuk kelompok disabilitas.

Kegiatan ini diselenggarakan bertempat di SLBN Taruna Mandiri Desa Sampora Kecamatan Cilimus. Dalam acara tersebut hadir Komisioner KPU Divisi SDM, Sosdiklih dan Parmas Dudung Abdu Salam, Divisi Hukum dan Pengawasan Lestari Widyastuti.

Selain itu, hadir itu juga Kasubag SDM dan Hupmas Jajang Jamaludin, Ketua Rugus Disabilitas Kokoy dan relawan demokrasi basis disabilitas. Adapun peserta sosialisasi tersebut adalah para kepala sekolah dan dewan guru SLBN sekabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, Kokoy mengatakan sangat mendukung kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh KPU, karena dengan sosialisasi ini banyak memberikan informasi dan pengetahuan yang berhubungan dengan Pemilu Tahun 2019.

Dikatakan, kelompok diasbilitas merupakan kelompok yang harus memahami proses, informasi dan waktu pelaksanaan pesta demokrasi ini. Untuk itu sosialisasi ini diharapkan dapat berkesinambungan sehingga kelompok disabilitas  yang sdh terdaftar di DPT, DPTb atau DPK dapat menyalurkan hak pilihnya.

“Adalah penting bahwa warga Kabupaten Kuningan menyalurkan hak politik dalam Pemilu karena dengan pemilu ini proses regenerasi kepemimpinan ditentukan, partisipasi politik warga meningkat dan juga masyarakat dapat menentukan pilihan wakil eksekutif maupun legislatif,” ujar Divisi SDM, Sosdiklih dan Parmas Dudung Abdu Salam.

Lebih Lanjut dikatakan, dalam pemilu 2019 mempunyai perbedaan dengan pemilu sebelumnya, karena pemilu kali ini diselenggarakan secara serentak, dimana pemilih akan mendapatkan 5 suart suara dan memilih secara langsung presiden, DPR, DPRD 1, DPRD 2 dan DPD.

Kemudian dalam kaitannya dengan menjaga hak pilih, KPU Kuningan berharap warga kuningan khususnya kelompok disabilitas untuk mengecek namanya dalam DPT atau DPTb maupun DPK supaya pada waktunya dapat memilih, lanjut Dudung.

“Mari kita semua untuk selektif menerima informasi yang berkaitan dengan Pemilu 2019 karena saat ini banyak berita-berita yang tidak benar dan mengganggu konsentrasi tahapan pemilu ini.,” timpal Lestari.

Diterangkan, kelompok disabilitas harus menjadi bagian dari pemilih rasional yaitu pemilih yang memilih berdasarkan keyakinan. Bukan berdasarkan suruhan atau ajakan orang lain, selain itu KPU mengajak warga untuk memerangi berita bohong atau hoax dalam Pemilu. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com