Aang: Soal Wabup itu Ranah DPP

KUNINGAN (Mass) – Ketua Bappilu DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, H Aang Hamid Suganda SSos menyatakan, soal rekomendasi wakil bupati sebagai pendamping Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH kedepan diserahkan sepenuhnya ke ranah DPP PDIP. Mantan Bupati Kuningan sekaligus suami dari almarhumah Hj Utje Ch Suganda SSos MAP itu bahkan mengaku siap, menerima siapapun yang akan direkomendasikan DPP PDIP sebagai wakil bupati, sekalipun bukan putranya sendiri yakni Edo yang juga salah satu balon wabup.

“Ya lebih cepat lebih baik, karena seorang bupati juga memerlukan pembantu atau wakil yang tentunya bisa bekerjasama bahu-membahu menjalankan tugas bersama-sama. Untuk putra saya, saya gak bisa komentar ya, silakan saja sama aja kok siapa yang direkomendasi yang lain juga ga apa-apa, semua berhak yang penting Kuningan kondusif,” ucap Aang usai rakor bersama pengurus GMNI Kuningan dan Jabar membahas Rakornas GMNI kedepan di ruang Ketua Dewan kemarin, Jumat (15/7).

Dari keenam bakal calon Wakil Bupati yang saat ini berkasnya sudah berada di DPP, baginya semua balon memiliki hak yang sama untuk diakomodir. Namun, karena DPP PDIP hanya akan mengeluarkan rekomendasi untuk satu orang saja, ia kembali menegaskan akan menerimanya dengan legowo tanpa harus memaksakan kehendak untuk meloloskan putranya guna menjadi Wakil Bupati.

“Ya kalau saya sih siapapun silakan saja yang berhak untuk mendapatkan tugas sebagai Wakil Bupati. Dari yang 6 bakal calon ini, saya berharap proses ini dilakukan secepatnya karena lebih cepat itu lebih baik,” tandasnya.

Untuk masalah rekomendasi, dirinya mengakui bahwa putranya juga salah satu balon yang juga sudah masuk ke DPP. “Cuma memang rekomendasi dari DPP secara resmi belum keluar. Ya harapannya secepatnya, mudah-mudahan bulan ini keluar. Saya kira lebih cepat lebih baik, supaya Pak Bupati gak terlalu repot karena ada wakil yang bisa membantu pekerjaan. Kira-kira begitu,” ucapnya.

Menurutnya, siapapun nantinya yang menjabat Wakil Bupati, diharapkan bisa bekerja sama yang baik dengan Bupati sehingga Kabupaten Kuningan yang sudah kondusif bisa dipertahankan.

“Yang penting Kuningan tetap kondusif dengan melanjutkan pembangunan yang sudah luar biasa ini. Makanya ketika ada event-event nasional, sekarang sudah mulai dilakukan di Kuningan, seperti Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) di Kuningan, serta kita kedatangan Panglima TNI di Linggarjati,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com