Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Polemik Bupati-Wabup Harus Segera Selesai, Jangan Seret Sekda

KUNINGAN (MASS)- Perkenalkan nama saya Diding Zaenudin. Saya dari Anak Muda Nahdlatul Ulama. Saya melihat permasalahan yabng ahkir-akhir ini lagi viral di media maupun di masyarakat terkait disharmonisasi antara Bupati dan Wakil Bupati.

Saya menyatakan “Berbelasungkawa” terkait kejadian ini.  Kita sepakat bahwa bupati dan wakil bupati adalah pemimpin yg dipilih oleh rakyat secara demokratis.

Tentu  d harus berguna untuk rakyat di Kuningan, dan yang namanya pemimpin harus menjadi panutan dan contoh untuk rakyatnya.

Tapi ko yang dipertontonkan hari-hari ini sangat tidak mencerminkan dan tidak patut menjadi contoh. Saya membaca di sebuah media statmen Bupati “ini hal yang biasa saja”, statmen dari wakil bupati “merasa tidak dibutuhkan dan tidak diajak komunikasi”.

Saya melihat masalah ini terlalu di buat berlarut-larut. Sedangkan apabila kita melihat secara langsung permasalahan ini hanya tentang miskomunikasi antar Bupati dan Wakilnya.

Harusnya apa susahnya untuk duduk bareng sekedar ngopi dan evaluasi sebagai pemimpin selama ini.

Sebaiknya Bupati segera panggil wakilnya dan ajak komunikasi dan wakilnya pun harus mau untuk diajak komunikasi dalam konteks bahas sesuai tupoksi masing masing, dan apa yg kurang dari masing masing segera selesaikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ini Negara demokratis siapapun boleh mengkritik dan memberi pendapatnya utk pemimpinnya, tapi juga harus tahu duduk persoalnnya, mau itu akademisi, pengamat, maupun politisi silakan kritik transformatif utk pemimpinnya.

Tapi yaa jangan juga dalam polemik yang viral ini ingin menyeret-nyeret pihak lain diluar bupati dan wakilnya, semisal menyeret sekda.

Karena jelas tupoksi sekda ini adalah administratur pemerintah daerah.

Saya yakin apabila kedua belahpihak sadar akan tanggung jawabnya masing-masing dan tidak mengedepankan egoisme dan bisa duduk bertemu satu sama lain insya allah persoalan di level pemimpin ini harus segera disudahi.

Karena “MALU” saya kira, ditambah PR kuningan ini begitu berat masih banyak persoalan yang perlu kekompakan antara bupati dan wakilnya.***

Penulis : Diding

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS)- Selama ini banyak dilaporkan hilangnya hewan ternak milik warga Desa Ragawacana Kecamatan Kramatmulya. Ternyata pelakunya adalah ular sanca. Pada Sabtu (10/4/2021) malam...

Religious

Mushola Al- Hidayah Diresmikan, Habiskan Anggaran Rp300 Juta, 90 Persen Dananya Ditanggung Satu Orang KUNINGAN (MASS) – Sabtu ( 10/2021) malam atau malam minggu,...

Anything

KUNINGAN (MASS) – DPC Pospera Kuningan menggelar deklarasi dan pengukuhan pengurus DPC dan PAC se Kabupaten Kuningan pada Sabtu (10/04). Mengingat masih dimasa pandemi...

Business

KUNINGAN (MASS) – Setelah sebelumnya Kedai Nangkring menggunakan gerobak jualan di pinggir jalan, tepatnya di Kramatmulya. Kini, Kedai Nangkring hadir dengan konsep tempat yang...

Advertisement