Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Perjalanan Menemukan Kebahagiaan Dalam Diri Sendiri Melalui Self-Love

KUNINGAN (MASS) – Masing-masing dari kita mungkin tak asing lagi dengan sebuah istilah insecure atau bisa pula diartikan sebagai perasaan cemas, tidak mampu dan kurang percaya diri.

Zaman sekarang tak sedikit dari kita masyarakat luas pada umumnya dan anak-anak muda milenial pada khususnya yang seringkali merasakan perasaan seperti itu.

Banyak faktor yang menjadi penyebab seseorang merasa insecure, salah satunya yakni banyak membandingkan diri sendiri dengan orang lain sehingga menjadi kurangnya penerimaan atas diri sendiri karena merasa diri sendiri itu “kurang” dan “kecil”.

Tentu hal itu sangatlah tidak baik untuk diri sendiri terlebih dapat mengganggu pikiran psikologis kita.

Maka dengan itu, perlulah kita mencari solusi untuk menemukan kebahagiaan diri kita sendiri dalam setiap perjalanan kehidupan, salah satunya dengan self-love atau mencintai diri sendiri.

Self-love adalah istilah yang menunjukkan berbagai tindakan cinta kasih yang kita lakukan terhadap diri kita sendiri, baik secara fisik atau non-fisik. Ada empat aspek yang termasuk dalam self-love, yakni:

Self-Worth (Layak/Harga Diri), merupakan keyakinan yang kita miliki tentang diri kita sendiri dan sesuatu yang berkaitan dengan semua hal baik tentang diri kita sendiri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Self-Awareness (Sadar Diri), merupakan hal untuk menyadari dalam proses berpikir, pengaruhnya terhadap emosi, dan pengaruh emosi terhadap tindakan. Self-Esteem (Percaya Diri), merupakan kesadaran kepada kualitas dan pencapaian diri.

Ketika saat kita mengembangkan rasa Self-Worth serta Self- Esteem maka hal itu akan datang lebih alami.

Self-Care (Peduli Diri), dimana semua tindakan yang dilakukan untuk menjaga diri agar tetap sehat, seperti makan makanan yang seimbang, melakukan hal yang di sukai dan lain-lain.

Jika dari keempat aspek diatas ada yang hilang, maka kita sedang tidak sepenuhnya mencintai diri kita sendiri. Karena hal itu, kita harus sejajarkan keempat aspek diatas.

Self-love merupakan sebuah komponen penting yang harus dimiliki oleh tiap masing-masing orang, dimana self-love hadir sebagai sesuatu hal yang positif untuk diri kita.

Perlu kita ketahui pula, mungkin akan timbul sebuah tanya apakah self-love itu sama dengan egoisme/egois? bukankah keduanya memiliki maksud yang sama yakni “mementingkan diri sendiri”?

Jelas jawabannya tidak!, keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Secara simplenya dijelaskan bahwa, egoisme/egois yakni mementingkan diri sendiri dengan mengabaikan orang lain atau bisa jadi dapat merugikannya.

Sementara self-love, kita diajak untuk memperhatikan atau mementingkan diri sendiri tanpa mengabaikan orang lain atau merugikannya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lalu bagaimana sih cara mempraktikkan self-love?. Ada beberapa hal yang dapat kita terapkan mengenai self-love, yakni:
Tidak bergantung pada orang lain untuk menjadi bahagia;

Merasa utuh dan cukup dengan diri sendiri;
Menyadari kemampuan dan kualitas diri sehingga mampu memanfaatkan kelebihan untuk mengatasi kelemahan diri;

Meningkatkan kepuasan hidup karena fokus pada hal-hal positif di dalam maupun luar diri;

Terdorong memulai kebiasaan baik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik maupun psikis; dan
Bijak dalam merespon hal-hal yang tidak menyenangkan.

Beberapa dari uraian yang telah di jelaskan diatas, pada kesimpulannya saya mengajak masing-masing dari kita untuk tumbuh dan lebih berkembang, pertama-tama dan yang utama dengan cara menyayangi dan mencintai diri sendiri.

Kita sama-sama sedang belajar, dan belajar membutuhkan proses maka kita harus bisa menikmati proses tersebut, serta jangan pernah lupa untuk senantiasa tetap bersyukur.

Sebab hidup bukan hanya perkara sukses atau tidak, lebih daripada itu perkara juang. Semangat untuk saya sendiri, untuk kita semua. Jangan lupa beri jeda dalam setiap kegiatan kita. SALAM KASIH.***

Lilis Hopipah
Email : lilishopipah0@gmail.com

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement