Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politik

Pemilu 2019 Banyak Korban dari Penyelenggara, Bagaimana Antisipasi 2024?

KUNINGAN (MASS) – Pada Pemilu 2019 lalu, banyak penyelenggara Pemilu baik itu KPU, PPK, PPS, KPPS ataupun Pamsung jadi korban hingga meninggal dunia.

Di Kabupaten Kuningan sendiri, dikatakan ada 8 penyelenggara, 1 staff PNS KPU, sisanya PPS/KPPS dan Pamsung di berbagai kecamamatan seperti Cibingbin, Widarasari, Kadugede, Cipondok, Dukuhdalem dan Cimahi yang meninggal dunia.

Selain itu, ada 54 penyelengggara Pemilu yang mengalami sakit, entah itu ringan atau berat setelah Pemilu.

Keterangan tersebut, disampaikan Komisioner KPU Dudung Abdu Salam M Pd didampingi Asep Budi Hartono M Pd saat ditanya bagaimana antisipasi KPU menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat Pemilu 2019 lalu, dikatakan bahwa yang jadi korban, pada akhirnya mediberikan santunan, meski pengajuannya dadakan. Korban meninggal, diberi santunan sekitar 36jutaan.

Namun, untuk 2024 mendatang, Dudung menjelaskan pihaknya akan mengantisipasi untuk meminimalisir hal tersebut dengan menjadikan kesehatan, sebagai faktor paling penting untuk mendaftar sebagai penyelenggara Pemilu.

“Paling mungkin secara fisik dulu, kesehatan (sempat tidak jadi prioritas) pada Pemilu kemarin dengan hanya mencantumkan satu variabel. Sekarang ini untuk petugas apapun, minimal tidak punya komorbit (pelamar harus jujur tidak memiliki) gula darah, kolesterol, dan ada penyakit-penyakit khusus,” tuturnya.

Meski tingkat PPK dan PPS tidak dibatasi usia maksimal, namun untuk petugas KPPS harus memperhatikan usia maksimal 55 tahun. Meski sifatnya tidak wajib, jika ada yang lebih muda, yang terlalu tua lebih baik tidak menjadi penyelenggara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“(Kalo untuk) Beban kerjanya masih sama, 5 surat suara (dalam Pemilu). (Bahkan sekarang, badan adhoc akan bekerja) satu tahun itu 2 moment,” kata Dudung.

Meski ada pencegahan, KPU RI juga sudah menganggarkan jika hal terburuk itu, tetap terjadi, semacam asuransi jiwa, luka berat dan luka ringan. Asuransi itu, dianggarkan oleh KPU RI, tanpa kerjasama dengan polis swasta.

“Untuk Kuningan khususnya, KPPS kita meminta Dinkes yang masuk Puskesmas pas hari H tidak bayar,” ucapnya sembari mengatakan Dinkes sudah setuju. (eki/deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Suasana berburu takjil di Jalan Soekarno, Kelurahan Purwawinangun, tepatnya di simpang empat Jalan Pramuka arah Tugu Bola Dunia, tetap ramai menjelang...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kamis (26/2/2026) kemarin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadiskatan), Dr...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Selama 10 hari pertama bulan suci Ramadan, Polres Kuningan meningkatkan intensitas patroli malam untuk menekan aksi balap liar dan potensi tawuran...

Kesehatan

SURAKARTA (MASS) – Masyarakat kini dapat menyampaikan aduan terkait pelaksanaan program MBG melalui kanal Sahabat Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) 127. Layanan ini disediakan...

Headline

JAKARTA (MASS) – Temuan roti berjamur, buah busuk dan berbelatung, lauk basi, telur mentah atau busuk, hingga menu yang dinilai tidak sesuai standar kualitas...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Untuk menjalankan misi dakwah dan pengabdian masyarakat dalam program tahunan, Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri Provinsi Jawa Timur, menggelar program bartajuk...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Suasana di depan Mapolres Kuningan pada Sabtu (28/2/2026) sore nampak berbeda menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah pengendara motor yang melintas tiba-tiba...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Sungguh tak beruntung Frisca Meilan Dwi Lestary. Motor Honda Beat nopol E 4271 YAU tahun 2019 berwarna merah hitam miliknya, raib...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Tumpukan sampah menggunung hingga luber di pinggir Jalan Sindangsari–Cijoholandeuh pada Kamis (26/2/2026) kemarin. Meski nampak ada tempat khusus sampah, volumenya yang...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Balai Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kamis (26/2/2026) kemarin menjadi langkah nyata pemerintah daerah...

Pemerintahan

‎‎KUNINGAN (MASS) – Memasuki satu tahun masa kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan di bawah nahkoda Dian-Tuti, Komite Pemuda Asli Kuningan (Kompak) menyampaikan evaluasi kritis...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) ke-4 yang digelar di Desa Babakanreuma pada hari Kamis, (26/2/2026). Acara...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai akhirnya buka suara perihal polemik penyadapan getah pinus di kawasan konservasi. Dalam rilis resmi yang dikeluarkan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tren surplus beras di Kabupaten Kuningan meningkat dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, surplus beras mencapai 93 ribu ton. Angka tersebut...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jika sebelumnya profesi petani tak dijamin asuransi secara khusus, kini sebanyak 40.000 petani di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat ditargetkan memperoleh...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh khidmat menyelimuti lingkungan Ponpes Terpadu Al-Multazam ketika Kepala Lembaga Tahfidz Al-Qur’an, Ust. Misbahudin, menuntaskan tasmi’ Al-Qur’an 30 juz, Kamis...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, Koramil 1505/Ciwaru melalui Babinsa Desa Citikur menggelar kegiatan karya bakti, Kamis (26/2/2026) pagi. Kegiatan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Tak sedikit Kepala desa di Kabupaten Kuningan mengeluhkan pemotongan dana desa (DD) yang sebelumnya bisa mencapai satu miliar per desa, kini...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Petugas UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan bergelut selama kurang lebih 45 menit untuk mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang ditemukan di...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pada Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 yang berlangsung di Pendopo Kuningan, Rabu...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Setelah acara Rakor percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pemda Kuningan, Rabu (25/2/2026), Letkol Hafda Prima Agung, Dandim 0615/Kuningan,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Kuningan, Rabu (25/2/2026) sore....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Kabupaten Kuningan melakukan audiensi resmi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan baru-baru...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy SE sangat menyesalkan terhadap tata kelola Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, berbagai kasus...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Program Makan Bergizi (MBG) dirancang untuk menjamin pemenuhan standar gizi, kualitas bahan makanan, serta pengelolaan anggaran yang efisien sesuai dengan petunjuk...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan bukan sebesar Rp15.000 per porsi. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan, alokasi...