Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Culinary

Nyari Sushi di Kuningan? Ada Nih, Cobain yuk!

KUNINGAN (MASS) – Bagi kalian yang masih kebingungan nyari makanan Japanese Food Sushi, yang satu ini bisa jadi referensi.

Sushi.house, sesuai namanya disini memang tempatnya sushi rumahan. Saat ini, masih di produksi di Perum Griya Pesona Mandiri Sindangsari, Kuningan.

Pemilik sekaligus pembuatnya adalah Budi Budiono. Lelaki asal Karangtawang ini, memang lama bekerja di industri makanan Jepang di berbagai daerah bahkan mencanegara.

Saat ditemui kuninganmass.com Sabtu (6/3/2021) sore, Budi tengah mempersiapkan pesanan untuk orderan online di tempatnya. Meski begitu, dirinya masih sempat untuk diwawancara.

Dirinya mengaku, usahanya ini baru dirintis sejak 2 minggu lalu. Usaha sushi yang notabene makanan Jepang ini, dilakukan pada awalnya untuk mengisi kekosongan saja.

“Kebetulan lagi cuti (tahunan, red), dan gara-gara pandemi belum bisa berangkat lagi,” jelasnya.

Budi bercerita, sebelumnya bekerja di Jakarta, Malaysia, Qatar dan Turki untuk Japanese food. Bahkan, di peekrjaan terakhirnya mulai merangkap dengan Chinese food.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kalo rame di Kuningan, mungkin kita lanjut disini buka kedai,” jawabnya saat ditanya kemungkinan kedepan.

Apalagi, menurutnya saat ini pasar Japanese food di Kuningan terbilang lumayan dengan menjamurnya ramen.

“Sushi belum ada,” sebutnya lebih lanjut dalam wawancara.

Diceritakan, sushi sendiri merupakan makanan Jepang yang mulai populer sejak zaman perang. Dulu, sushi dipakai sebagai bentuk mengawetkan makanan agar bisa dimakan kapan saja. Permentasi nasi supaya bisa dibekal perang.

Sushi, aslinya hanyalah nasi plus ikan mentah saja. Namun, karena di Indonesia khususnya Kuningan marketnya belum terbiasa, jadi yang dijualnya tidak berbahan mentah.

Sushi sendiri, bisa dikatehorikan dua macam. Ada fusion dan original. Namun kebanyakan yang dijual di Indonesia adalah fusion atau American style. Hal itu, karena dari bumbu pun biasanya ada campuran lokalnya.

Harga yang dipatok juga terbilang sangat terjangkau. Hanya 15 ribu sampai 30 ribuan saja perporsinya. Meski terjangkau, dirinya menjamin soal rasa dan tampilannya yang memang ciamik.

“Harapan? Ya semoga masyarakat Kuningan ini bisa lebih aware lagi pada Japanese Food,” sebutnya. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS)- Banyak pertanyaan yang muncul ketika Wabup Ridho Suganda tidak hadir dikunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pendopo Kuningan. Bukankah mereka sudah...

Government

KUNINGAN (MASS)- Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH MH mendapat kunjungan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ph D Sabtu (17/04/2021) bertempat di Pendopo...

Government

KUNINGAN (MASSS)- Setiap orang tidak akan mengetahui nasibnya kelak akan seperti apa. Apakah akan menjadi pejabat atau masyarakat biasa. Hal ini pun terjadi dengan...

Religious

KUNINGAN (MASS)- Kecintaan kepada alumni tentu tidak akan diragukan karena kita bisa seperti ini karena ada perena tempat kita dulu menuntu ilmu. ‘ Begitu...

Advertisement