KUNINGAN (MASS) – Laga klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang berlangsung sore ini, Sabtu (10/5/2026), di Stadion Segiri Samarinda menjadi perhatian besar para suporter kedua tim. Atmosfer panas duel sarat gengsi itu bahkan sudah terasa sejak sepekan terakhir di Kabupaten Kuningan.
Ketua Viking Distrik Kuningan (VDK), Budy Abbuy, mengimbau seluruh Bobotoh yang akan mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) untuk tetap menjaga kondusivitas, baik selama perjalanan maupun saat berada di lokasi acara.
“Jaga ketertiban, jangan membawa senjata tajam dan minuman keras. Intinya jangan mudah terprovokasi ataupun memprovokasi,” tegas Budy.
Menurutnya, rivalitas Persib dan Persija memang selalu menghadirkan tensi tinggi. Karena itu, kedewasaan suporter dinilai menjadi kunci agar kegiatan nobar berlangsung aman dan nyaman.
Budy menyebut antusiasme Bobotoh di Kuningan sudah terlihat sejak pertemuan putaran pertama lalu, ketika kegiatan nobar Persib kontra Persija dipadati penonton. Tingginya animo suporter membuat lokasi nobar VDK yang biasanya digelar di Kedai Sikiting kini dipindahkan ke Lapang Pakuwon, Ancaran.
“Kalau di Kedai Sikiting takutnya tidak menampung. Diperkirakan massa bisa lebih dari 300 orang karena ini laga penuh gengsi. Biasanya lawan Persija memang selalu ramai,” ujarnya.
Selain menggelar nobar, VDK juga menyiapkan hiburan DJ setelah pertandingan sebagai sarana hiburan bagi Bobotoh sekaligus untuk mengantisipasi konvoi usai laga.
“Itu cuma hiburan setelah nobar. Sekaligus supaya pas bubar tidak terlalu bising dan bisa mengurai massa, jadi mengantisipasi konvoi juga,” katanya.
Budy berharap Persib Bandung mampu meraih kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.
“Harapan mah Persib harus menang untuk mengamankan poin. Persaingan di papan atas ketat,” pungkasnya. (didin)