KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 108 musyrif dan musyrifah Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an (TTQ) Pondok Pesantren Husnul Khotimah mengikuti kegiatan Upgrading di Gedung Darul Arqom, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi HRD ini diikuti dengan antusias oleh para pejuang Al-Qur’an di lingkungan pesantren.
Hadir dalam pembukaan acara, Ketua I Yayasan Husnul Khotimah sekaligus Pjs. Kadiv HRD dan Personalia, H. Maman Kurman, SH., didampingi Kepala Unit TTQ, Ustadz Iif Ikhwana, S.Pd.I. Dalam sambutannya, Maman Kurman menyampaikan rasa syukur dan mengingatkan para peserta bahwa peran pengajar Al-Qur’an adalah kemuliaan di sisi Allah SWT.
Ia memaparkan bahwa kegiatan upgrading ini membawa tiga misi utama bagi kemajuan pesantren, yakni peningkatan kompetensi pembimbing, penyamaan visi serta metode pembelajaran, dan penguatan ukhuwah antar pengajar demi terciptanya sinergi dakwah yang kokoh.
Di sela sambutannya, Maman juga memberikan tantangan (challenge) khusus. Mengingat Husnul Khotimah telah mengabdi selama 31 tahun, ia mendorong lahirnya kurikulum mandiri.
“Saya berharap para alumni dan asatidz bisa merumuskan kurikulum sendiri, sehingga ke depannya kita memiliki karya yang dipatenkan sebagai ciri khas Husnul Khotimah,” tegasnya.
Apresiasi Musyrif dan Musyrifah Teladan
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa dalam membimbing santri, kegiatan ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada para Musyrif dan Musyrifah Teladan dari berbagai periode.
Berikut adalah daftar penerima penghargaan tersebut:
Tahun Ajaran 2024/2025 (Semester Ganjil): Ustadz Iin Solihin, Ustadz Khairul Fuddin, Ustadzah Nurhamidar, dan Ustadzah Titin Satinah.
Tahun Ajaran 2024/2025 (Semester Genap): Ustadz Masykur Yasqin, Ustadz Syahril Toni, Ustadzah Dian Khairani, dan Ustadzah Nur Ayani.
Tahun Ajaran 2025/2026 (Semester Ganjil): Ustadz Sunarno, Ustadzah Mia Rusmia, Ustadzah Een Rohani, dan Ustadzah Musholahah.

Memasuki sesi utama, narasumber yang merupakan alumni Husnul Khotimah angkatan ke-10, Ustadz Saripudin Irwansyah, S.Pd., M.T.BNSP., menyampaikan materi mendalam bertajuk “Strategi Optimalisasi Program Qur’an Melalui Sistem Tata Kelola Terintegrasi”.
Sebagai praktisi dan trainer yang fokus pada peningkatan program Al-Qur’an, ia membedah pentingnya sinergi antara sistem pengajaran, metodologi yang tepat, serta peningkatan mutu SDM. Kehadiran sosok alumni ini memberikan motivasi serta strategi teknis bagi para musyrif untuk mengelola program Al-Qur’an secara terstruktur, sebagaimana sudah menjadi cita-cita dan nilai kepesantrenan.
Melalui agenda ini, Pesantren Husnul Khotimah kembali menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang unggul secara kualitas bacaan dan memiliki kedalaman akhlak yang meresap ke dalam hati. (didin)









