Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Lifestyle

Mau Permainan Bambu Tradisional? Datang aja Ke CFD!

KUNINGAN (MASS) – Belakangan ini anak-anak banyak yang tidak mengenal lagi permainan tradisional. Hal itu sangat wajar, mengingat perkembangan zaman yang tidak bisa dibendung dan pengawasan terhadap anak yang tidak terlalu ketat, akhirnya anak lebih mengenal permainan dari alat-alat elektronik dan gadget.

Tapi jangan khawatir, sebenarnya kita masih bisa memberikan permainan tradisional untuk generasi kita, entah itu dibuat sendiri atau bisa beli di pengrajin.

“Semua ini permainan tradisional bambu,” ujar Mang Uci, pedagang permainan tradisional di lapaknya, Depan Pertokoan Jl. Siliwangi, depan HBS dan Toko Ikan, Minggu (24/11/2019).

Muhammad Sanusi, yang lebih dikenal sebagai Mang Uci adalah warga asal Maleber yang setiap minggunya rutin berdagang di kegiatan Car Free Day (CFD).
Berbagai alat kerajinan bambu, seperti suling, permainan gangsing, permainan dorokdok, dan peniru suara burung dijajakannya di pinggir jalan, mengampar.

“Cuman hari minggu aja, ini juga yang buatnya masih dari Bandung,” ujar lelaki sekira 50 tahunan tersebut.

Kuninganmass.com coba meminta beberapa peragaan/demo dari mainan yang dijual, dari mulai suling dan alat peniru suara burung yang ditiup, dorokdok yang diputar-putar, sampai gangsing yang ditarik tali hingga bisa berputar beberapa waktu.

“Buat anaknya a, atau buat adeknya,” tambah Mang Uci sambil keukeuh menawarkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Harga permainan bambu tersebut cukup terjangkau, dari mulai 5 ribu saja, sampai 15 ribu. Kami coba lakukan tawar-menawar, akhirnya sebuah gangsing terjual tetap di harga 15 ribu.

“Kalo ini (peniru suara burung), atau dorokdok mah bagus pisan a dibawa ke sawah, nyingsieunan manuk,” ucap Mang Uci meyakinkan.

Nah untuk orang tua yang mau anaknya mengenal permainan tradisional, tak ada salahnya sambil CFD sambil mampir dan melihat-lihat. Permainan tradisional, selain tidak merusak mata, juga membuat anak aktif bergerak. Permainan tradisional punya cara sendiri membawa anak-anak pada dunia permainan yang luas. (eki)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Education

KUNINGAN (MASS) – Penggunaan gadget terus meningkat, bahkan di kalangan ibu-ibu muda dan anak kecil. Nah terutama untuk orang tua yang punya anak kecil,...

Advertisement