Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Masuk Ajaran Baru, Toko Buku Diburu Siswa

KUNINGAN (Mass) – Usai libur panjang sekolah sekaligus memasuki tahun ajaran baru 2016/2017, sejumlah toko penjualan perlengkapan sekolah di Kuningan diserbu pembeli khususnya para siswa sekolah. Tak ayal, dalam sehari para pedagang bisa meraup untung cukup tinggi dengan omset naik diatas 100 persen.

Salah satunya penjualan alat sekolah di toko prosa yang berada di jalan Karamatmulya yang ketiban rijki diserbu para pelajar. Didampingi orang tuanya, para pelajar tersebut membeli sejumlah peralatan untuk kebutuhan sekolah nanti. Peralatan sekolah yang diburu diantanya buku, pensil, penggaris dan peralatan sekolah lainya. AKibat membludaknya para pembeli membuat pemilik toko kewalahan, bahkan saking banyaknya permintaan pesanan, peralatan sekolah dalam waktu sehari ludes terjual sehingga harus memesan kembali ke distributor.

Salah seorang pembeli saat ditemui kuninganmass.com di lokasi toko buku, Minggu (17/7), Yuyun bersama dengan anaknya mengaku, sengaja datang ke toko buku untuk membeli peralatan sekolah untuk anaknya. Peralatan yang dibelinya seperti buku tulis, pulpen, penggaris, baju seragam dan peralatan lainya.

“Saya sudah biasa membeli perlengkapan sekolah anak saya di toko ini. Selain lengkap, di toko ini harganya juga tidak terlalu mahal di bandingkan dengan belanja di toko yang lain,” ucapnya.

Sementara pemilik toko buku prosa, Ujang menuturkan, datangnya jelang tahun ajaran baru menjadi berkah tersendiri bagi tokonya. Sebab, omzet penjualan alat sekolah meningkat hingga puluhan juta rupiah. Dalam sehari ia bisa menjual dua ribu bahkan bisa mencapai sepuluh ribu buku jelang masuknya anak sekolah tahun ini.

“Alhamdulillah omzenya meningkat sampai 100 persen setiap mau memasuki tahun ajaran baru sekolah. Rata-rata yang membeli ini peralatan sekolah untuk anak SD atau MI. Kami juga menjual peralatan untuk keperluan MOS (Masa Orientasi Sekolah) untuk para pelajar yang baru masuk ke tingkat berikutnya,” pungkasnya. (andri)

Advertisement

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement