Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Culinary

Makan Siang di Ayam Penyet Langensari Saja, Dijamin Bikin Puas!

KUNINGAN (MASS) – Bagi para pegawai, baik pemerintahan maupun swasta yang kesulitan mencari tempat makan siang murah dan sehat, kuninganmass.com akan memberikan rekomendasi yang tentu tidak akan mengecewakan.

Tempat tersebut adalah Ayam Penyet Langensari yang terletak di Blok Lempong Kelurahan/Kecamatan Cigugur. Ayam penyet ini memang istimewa terutama sambalnya yang rasanya berbeda dengan ayam penyet yang lain. Ditambah lagi untuk pemilihan bahan baku ayam yang membuat ayam penyet enak ketika disantap.

Dan yang paling penting bagi konsumen adalah harganya bersahabat. Satu porsi ayam penyet dibandrol Rp13 ribu. Tentu harga  ini sangat murah dibanding dengan semangku bakso yang kini sudah menembus Rp18 ribu.

“Ayam itu makanan yang setiap hari bisa disantap dan tidak membosankan,  maka saya menyediakan menu ayam penyet. Untuk harga disesuaikan agar semua orang bisa membelinya,”ujar Inna  Nurzanah pemilik Warung Langensari.

Ina yang didampingi suaminya Peris Permadi mengaku, dengan harga yang murah itu pelanggan yang datang dari berbagai segmen. Terlebih warungnya berada di pinggar jalan raya yang membuat konsumen tidak kesulitan mencari warungnya.

“Katannya sih yang bikin enak sambal. Memang saya racik sambel seenak mungkin karena sambel itu menjadi pembeda,” ujarnya.

Bagi ingin penasaran lanjut dia, biasa datang ke Warung Langgensari tempatnya di Lempong depan masjid. Selain, melayani konsumen yang datang pihaknya pun menerima pesanan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Bagi yang sudah datang,  mereka pastinya balik lagi  karena harganya  murah, kenyang dan tentu sehat. Saya berharap bagi yang penasaran bisa datang ke sini karena yakin tiap menu ayam penyet beda rasanya,” ujar Inna lagi.

 

Ia menyebutkan, agar konsumen tidak berpaling ke tempat lain, maka setiap pembelian selalu diberikan kupon. Kupon itu bisa dikumpulkan dan setelah 10 kupon bisa di tukarkan dengan satu porsi ayam penyet.

“Menjaga agar konsumen tidak cukup dengan rasa dan harga tapi juga memberikan kopun gratis,” ujarnya. (agus)

 

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement