Mahasiswa STIS Husnul Khotimah Pengabdian di Kalimanggis, Pengurus Yayasan Lakukan Kunjungan, Pantau Perkembabgan Program

KUNINGAN (MASS) — Pengurus Yayasan Husnul Khotimah Kuningan melakukan kunjungan kepada mahasiswa STIS Husnul Khotimah yang tengah melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Kecamatan Kalimanggis, Rabu (19/6/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi mahasiswa selama menjalankan pengabdian, sekaligus mengetahui berbagai program dan aktivitas yang telah dilaksanakan di tengah masyarakat.

Mahasiswa KPM Husnul Khotimah tersebar di enam desa, yaitu Desa Wanasaraya, Desa Kertawana, Desa Cipancur, Desa Partawangunan, Desa Kalimanggis Wetan, dan Desa Kalimanggis Kulon.

Dalam kunjungan tersebut, pengurus yayasan berdialog langsung dengan para mahasiswa untuk mengetahui perkembangan program, pengalaman selama berada di tengah masyarakat, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan KPM.

Dorong Sinergi dan Keberlanjutan Program

Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIS Husnul Khotimah, Dr Mualim MA, menyampaikan bahwa kegiatan KPM merupakan salah satu ikhtiar STIS Husnul Khotimah untuk membangun sinergi dengan pemerintah desa di Kecamatan Kalimanggis.

“Ini salah satu ikhtiar kami untuk bersinergi dengan pemerintah desa di Kecamatan Kalimanggis, agar kami juga bisa ikut berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat Kuningan, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Kalimanggis, baik dari segi ekonomi maupun pendidikan,” ujarnya.

Menurut Dr Mualim, pelaksanaan KPM selama satu bulan diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya. Program yang telah dirintis diharapkan dapat dilanjutkan melalui follow up dan kerja sama berkelanjutan bersama pemerintah desa dan masyarakat.

“Harapannya, KPM yang dilaksanakan satu bulan ini bisa berkelanjutan. Ada follow up setelah ini, sehingga apa yang sudah dilakukan oleh mahasiswa tidak berhenti ketika KPM selesai,” tambahnya.

KPM tahun ini mengusung tema “Dari Mahasiswa untuk Masyarakat: Bertakwa, Berdaya, dan Sejahtera“. Tema tersebut menjadi semangat bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Dengan tema ini, mudah-mudahan kami bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan,” kata Dr Mualim.

Kunjungan pengurus Yayasan Husnul Khotimah ini, lanjutnya, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, sekaligus memastikan kegiatan KPM dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. (eki)