Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Lahan Calon Kampus Baru Unisa Ditinjau Kemendikbudristek

KUNINGAN (MASS) – Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek RI Prof Ir Nizan M Sc DIC PhD IPU Asean Eng sambangi kampus Unisa Kuningan.

Kehadirannya itu, sebagai pengisi kuliah umum tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Inovasi, dan Kearifan Lokal.

Kehadirannya itu, disambut baik pembina yayasan Al-ihya Drs H A Nana Rusyana, M M Pd.

Kemudian, Ketua yayasan Dr H Barna Subarna M Pd, Rektor Nurul Iman Hima Amrullah S Ag M.Si beserta keluarga besar Unisa Kuningan.

Rektor Nurul Iman menyambut baik kedatangan tersebut dan berterima kasih.

Dirinya berharap, kunjungan tersebut bisa memotivasi keluarga besar Unisa untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi dan menyukseskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Kami ucapkan selamat datang di Unisa. Terimakasih sudah meluangkan waktu berkunjung ke kampus kami, mudah-mudahan kesempatan ini memacu kami untuk terus meningkatkan tri dharma perguruan tinggi melalui program MBKM,” kata Iman, Jumat (10/09/2021).

Semetara pada pemaparannya Prof Nizam menjelaskan prinsip Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu mengajak kampus untuk bersinergi dengan pemerintah.

Kemudian, dunia usaha dan industri dalam rangka meminimalisir kesenjangan kualifikasi lulusan dengan kebutuhan kerja.

Lebih lanjut, upaya tersebut harus didukung dengan berbagai program. Salah satunya memberi keleluasaan dan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih bidang sesuai peminatannya.

“MBKM ini memberikan kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan, dan merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, serta mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka minati,” kata Nizam.

Menurutnya, MBKM merupakan kebijakan Mendikbudristek Republik Indonesia yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kebijakan itu, ujarnya, setiap mahasiswa diajak belajar langsung cara hidup di lingkungan masyarakat dan mengenal dunia kerja sehingga bisa lebih siap mengamalkan ilmu yang didapatnya ketika kuliah.

“Ketika mahasiswa lulus, mereka tidak akan ragu lagi dengan realitas masyarakat dan dunia kerja,”

Dikatan, kualifikasi diri dan keterampilan yang didapatkan ketika kuliah dan magang akan sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.

Program itu, lanjut Prof Nizam, akan memacu mahasiswa untuk terus berinovasi, baik secara mandiri maupun bermitra dengan pemerintah dan dunia usaha.

Secara tidak langsung, inovasi mahasiswa yang berlandaskan riset dan kajian akademik akan mengembangkan sumber daya alam, potensi, atau kearifan yang dimiliki daerahnya masing-masing.

Selain mengisi kuliah umum, Prof Nizam juga meninjau lokasi rencana pembangunan kampus baru Unisa Kuningan.

Kampus tersebut adalah Jalan Raya Cirendang – Gunungkeling Kelurahan Cirendang Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tinjauan tersebut didampingi unsur rektorat Unisa Kuningan. (Eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

PAM

Bank Kuningan

PD

PKB

Advertisement
Advertisement
Print
Advertisement

You May Also Like

Village

KUNINGAN (MASS) – DT Peduli Kuningan terus fokus melakukan pembinaan Desa Tangguh di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Terakhir, pada Kamis (16/9/2021) kemarin, DT menggelar...

Education

KUNINGAN (MASS) – Masih dari Kuningan timur, setelah sebelumnya viral guru lelaki cium murid, ternyata selang beberapa waktu terjadi lagi hal yang menghebohkan. Bedanya,...

Religious

KUNINGAN (MASS) -;🗓Kamis, 9 Shafar 1443 H / 16 September 2021 M 🍂🌻 Hikmah Hari Ini🌻🍂 📚Seorang lelaki mendatangi Rasulullah ﷺ lalu mengatakan: ﻋِﻈْﻨِﻲ...

Headline

KUNINGAN (MASS) –  Untuk kesekian kalinya PLN  Kuningan kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik, sehingga  pada Kamis   (16/9/2021) ada lagi pemadaman listrik. Pemadaman listrik dimulai...

Advertisement