PASAWAHAN (MASS) – Pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang digelar di Kebun Raya Kuningan, Selasa (6/1/2025) pagi, menyisakan sorotan tersendiri. Dibalik momen tersebut, perhatian publik justru tertuju pada kondisi sebuah terminal wisata yang tampak terbengkalai.
Terminal yang berada di Desa Paniis, Kecamatan Pasawahan tersebut terlihat jelas ketika dilalui rombongan menuju kawasan Kebun Raya Kuningan. Bangunan yang seharusnya menunjang sektor transportasi dan pariwisata itu tampak tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dengan kondisi yang memprihatinkan dan minim aktivitas.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai terbengkalainya terminal menjadi pekerjaan besar bagi pejabat yang membidangi sektor transportasi, khususnya Dinas Perhubungan.
“Ini salah satu tugas nanti pejabat Kabid yang baru bagaimana bisa mengoperasionalkan terminal, karena ini saya juga merasa heman (prihatin),” tutur Dian.
Menurutnya Dian, terminal tersebut dibangun menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan nilai tidak sedikit. Bahkan ia menyebut anggaran pembangunan mencapai miliaran rupiah.
“Kalau tidak salah ini terminal anggaran dari provinsi yang dikeluarkan miliyaran, ini sampai sekarang belum maksimal (digunakan),” tuturnya.
Ia berharap persoalan terminal tersebut dapat segera ditangani secara serius. “Insyaallah, ini menjadi tugas berat bagi kadis dan Kabid-kabid yang baru,” pungkasnya. (didin)








