Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) mengunjung Dusun Wanasih sekitar pembuangan Waduk Kuningan, Selasa (29/7/2025). (Foto: istimewa)

Headline

Krisis Lingkungan di Wana Asih Akibat Pembuangan Waduk Kuningan, MPK: Warga Terpapar, Negara Harus Hadir!

KUNINGAN (MASS) – Masih ingat kasus warga lumpuh karena bau menyengat dan polusi lingkungan di sekitar Waduk Kuningan? Ternyata kondisi lingkungannya belum pulih. Atas kondisi itulah Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) menyampaikan peringatan keras kepada seluruh pemangku kebijakan atas krisis lingkungan dan kesehatan yang selama hampir lima tahun terakhir membelenggu warga Dusun 2 Wana Asih, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan.

Pasalnya, sebanyak 133 rumah berada dalam radius kurang dari satu kilometer dari saluran pembuangan utama Waduk Kuningan, bahkan sebagian rumah berada tepat di bibir saluran tersebut. Kondisi ini menempatkan masyarakat pada tingkat kerentanan tertinggi terhadap pencemaran udara, kebisingan, krisis air bersih, serta gangguan kesehatan seperti sesak napas, iritasi mata, dan tekanan psikis.

“Yang sangat ironis, berdasarkan pengamatan teknis dan data yang dihimpun masyarakat, lebih dari 70% pemanfaatan air Waduk Kuningan dialirkan untuk kebutuhan irigasi dan distribusi air di Kabupaten Brebes dan wilayah luar Kuningan, sementara masyarakat Kuningan sendiri hanya memperoleh sebagian kecil manfaat langsung dari waduk tersebut. Di sisi lain, warga justru menanggung beban dampak ekologis secara langsung tanpa mekanisme perlindungan yang memadai,” kata Yusuf, penolan MPK, didampingi Yudi Setiadi, Selasa (29/7/2025) pasca melihat langsung kondisi disana.

Baca: 

Hirup Bau Menyengat Bendungan Kuningan, Dariah Alami Kelumpuhan

Ditegaskannya, kondisi ini merupakan bentuk nyata ketimpangan ekologis dan ketidakadilan spasial, di mana sumber daya dikeruk demi kepentingan luar, sementara masyarakat lokal dibebani risiko lingkungan dan kesehatan.

“BBWS Cimanuk-Cisanggarung, sebagai institusi pengelola, tidak dapat terus berlindung di balik logika fungsional teknis. Ketika sebuah sistem infrastruktur publik menciptakan penderitaan nyata bagi masyarakat sekitar, maka negara wajib hadir untuk melindungi warga, bukan sekadar mengelola sumber daya,” ujarnya memperingatkan BBWS.

Berdasarkan temuan dan aspirasi masyarakat, kata Yusuf, pihaknya MPK mendorong agar:

  • BBWS Cimanuk-Cisanggarung segera melakukan evaluasi teknis dan ekologis terhadap sistem pembuangan, serta menyusun strategi mitigasi dan perlindungan bagi permukiman terdampak.
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan melakukan investigasi kualitas udara dan air secara ilmiah, dengan hasil yang transparan dan dapat diakses publik.
  • Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan mengaktifkan layanan kesehatan tanggap darurat, serta menyelenggarakan pemantauan kesehatan jangka panjang bagi warga yang terdampak langsung.
  • Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melakukan audit menyeluruh atas infrastruktur pembuangan, dan meninjau kembali tata ruang permukiman agar tidak lagi membahayakan keselamatan warga.
  • Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa Randusari segera menyusun dan menjalankan program relokasi bermartabat, berbasis musyawarah warga, dengan jaminan sosial dan infrastruktur dasar yang layak.

Ia juga menegaskan bahwa warga secara tegas menuntut relokasi dari wilayah yang telah terbukti mengancam keselamatan dan kesehatan. Ia mengingatkan, tuntutan ini sebagai bentuk hak atas lingkungan hidup yang aman dan sehat.

Senada, Yudi Setiadi, aktivis MPK, juga menyampaikan hal serupa. Lebih tajam, ia mengatakan bahwa kondisi saat ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi.

“Situasi di Wana Asih tidak lagi bisa ditoleransi. Warga tidak hanya kehilangan akses terhadap udara dan air yang layak, tetapi juga hak atas rasa aman di lingkungan tempat tinggalnya. Kami menuntut negara untuk segera hadir, dan relokasi bukan lagi opsi jangka panjang, melainkan kebutuhan mendesak,” ucapnya.

Pihak MPK menegaskan bahwa hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Pembiaran terhadap pencemaran ini bukan hanya bentuk kelalaian administratif, tetapi juga pelanggaran terhadap keadilan sosial dan ekologis.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, media, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengawal isu ini bersama. Keadilan ekologis bukan sekadar wacana—ia harus diperjuangkan dalam tindakan nyata,” tegasnya. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Desa

KUNINGAN (MASS) – Anggaran Dana Desa mengalami pemangkasan yang cukup siginifikan karena dialihkan untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Hal itu diamini Kabid Pemerintahan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pada pengukuhan hasil rotasi mutasi ASN eselon 3 di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan kemarin, ada sekitar 28 posisi camat yang dikukuhkan....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Isra Mi’raj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menjadi momentum bagi Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah shalat...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pupuk adalah kebutuhan vital para petani menggarap lahan produktifnya. Tentu, petani akan lebih sejahtera, saat pupuk untuk pertanian, harganya bisa diakses...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Anemia jadi penyakit terbanyak penyerta yang dialami bayi stunting. Gambaran besar itulah yang terpantau Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan setelah menggelar program...

Pemerintahan

KUNINGAN (MAS) – Pipin Mansur Aripin MPd resmi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan. Ia menggantikan Rusmadi MSi yang kini...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Kalapagunung Kecamatan Kramatmulya menggelar seleksi perangkat desa untuk jabatan Kepala Urusan (Kaur) Umum yang tengah kosong, pada Rabu (7/1/2026)...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan menggelar serah terima jabatan (sertijab) pejabat lama kepada pejabat baru, Rabu (7/1/2026), bertempat di...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Desa Mekarmukti kembali menghidupkan semangat memakmurkan masjid melalui kegiatan 40 Hari Pejuang Subuh Berjamaah (40 HPSB) Batch ke-9. Program pembinaan ibadah...

Wisata

PASAWAHAN (MASS) – Pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang digelar di Kebun Raya Kuningan, Selasa (6/1/2025) pagi, menyisakan sorotan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi melaksanakan rotasi-mutasi jabatan eselon III pada Selasa (6/1/2026) di Kebun Raya Kuningan. Sebanyak 150 pejabat dilantik langsung...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pada rotasi-mutasi kemarin, dr H Agah Nugraha MKM, diangkat menjadi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan,...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan antara Persib Bandung dan Persik Kediri yang digelar pada Senin (5/1/2026) kemarin berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan ini berlangsung...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) baru saja menggelar kegiatan bertajuk “NEPANGKEUN UBHI” sebagai bagian dari strategi kreatif Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Kuningan kembali mengelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) ke-III. Kegiatan yang berlangsung di sekretariat...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – M Khadafi mengaku bersyukur setelah dipercaya oleh Bupati Kuningan untuk menduduki jabatan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kuningan....

Desa

KUNINGAN (MASS) – Mundur massalnya Kuwu dan Perangkat Desa Cihideunghilir Kecamatan Cidahu, direspon langsung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan. Melalui Kabid Pemerintahan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Berbulan-bulan lamanya nasib dr Eddy Syarief MM MM RS tak jelas alias gantung, pasca diberhentikan sementara oleh Bupati Kuningan dari jabatan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Administrator, Selasa, (6/1/2026) di Kebun Raya Kuningan. Kegiatan tersebut dipimpin...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Rotasi-mutasi jabatan ASN eselon 3 Kabupaten Kuningan digelar hari ini, Selasa (6/1/2026) pagi. Kegiatan digelar di Kebun Raya Kuningan Desa Padabenghar...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Rotasi dan mutasi ASN eselon 3 di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan bukan semata isu belaka. Nyatanya, beredar surat undangan tentang pengangkatan,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – PMII Rayon Sunan Kalijaga sukses menyelenggarakan Rapat Tahunan Rayon (RTAR) ke-7 dengan mengusung tema “Transformasi Rayon Sunan Kalijaga yang Adaptif dan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuningan periode 2025-2026 resmi dilantik, Senin (5/1/2026). Acara yang berlangsung di Pendopo Kuningan tersebut mengusung...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Masuk tahun 2026 ini, harga kebutuhan pangan terpantau masih stabil dibandingkan dengan akhir tahun 2025 kemarin. Namun, ada beberapa komoditas yang...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Setelah aksi besar-besaran yang dilakukan masyarakat desa, Kuwu Cihideung Hilir Kecamatan Cidahu, Dede Agus Sugara, beserta 12 jajaran aparatur pemerintahan desa...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Upaya sistematis untuk membungkam pihak-pihak yang berani mengungkap kebenaran semakin nyata dan tidak lagi terselubung. Mereka yang menyuarakan fakta —mahasiswa, aktivis,...