Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Desa

Koperasi Merah Putih Harus Dibentuk, Padahal APBDes Sudah Diketuk, Desa Keder?

KUNINGAN (MASS) – Pembentukan Koperasi Merah Putih, nampaknya bikin desa-desa cukup keder. Bukan tanpa sebab, pembentukan Koperasi Merah Putih tidak hanya butuh SDM, tapi juga perlu operasional. Sementara, APBDes-nya sudah kepalang diketok. Otak-atik APBDes perlu dikocok ulang. Perlu waktu lagi, musyawarah lagi, dan pembiayaan lagi.

Keluhan-keluhan itulah yang juga jadi konsen PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) Kabupaten Kuningan. Ketua PPDI Kuningan Ade Sudiman, mengamini adanya keluhan sejumlah desa soal pembentukan Koperasi Merah Putih, yang rencananya akan dilaunching pada 12 Juli 2025 mendatang.

Kamari ge abdi (kemarin juga saya) di Kecamatan Luragung ada undangan dari Dinas Koperasi (Diskopdagperin) sosialisasi Koperasi Merah Putih,” kata Ade Sudiman, yang juga Sekdes Margasari.

Dalam sosialisasi yang diikuti Kades, Sekdes dan BPD itu, Ade Sudiman mengiyakan muncul keluhan dari desa karena beberapa alasan.

Pertama, desa itu baru saja diperintahkan membentuk BUMDes yang ternyata setelah berjalan, rintangan paling utamanya adalah mencari SDM yang sesuai. Apalagi saat ini, BUMDes kedepan akan dapat perlakuan khusus di Ketahanan Pangan untuk mendorong Ketahanan Pangan (Ketapang).

Baru selesai soal Ketapang BUMDes, muncul lagi intruksi pembentukan Koperasi Merah Putih. Dan keluhannya serupa, kesulitan di SDA dan SDM. Tentu tiap desa kondisinya berbeda.

“Akan tetapi kami di Kecamatan Luragung akan mengambil 4 langkah dulu, (yang penting) terbentuk dulu,” kata Sekdes Ade.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketua PPDI Kuningan, Ade Sudiman

Langkah pertama yang akan ditempuh, kata Ade, desa akan melakukan Musdes (Musyawarah Desa) khusus pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP). Dalam Musdes itu, akan bentuk kepengurusan koperasi dengan personil mulai dari 9 – 20 orang.

Langkah selanjutnya, lanjut Ade, pihak desa juga akan membuat berita acara pembentukan. Disusul nantinya dengan pembuatan akta notaris atau badan hukum untuk Koperasi Merah Putih.

Dalam pembentukan pengurus koperasi dan akta notaris ini, membutuhkan anggaran dan kemungkinan akan dibebankan pada APBDes. Dijelaskan Ade, sebenarnya dari surat edaran saat ini, operasional itu harusnya bersumber dari APBD, jika tidak memadai baru diserahkan ke APBdes.

“Karena sekarang (APBD Kuningan)  tidak sehat, pasti dibebankan ke APBDes dari operasional 3 persen. Problemnya (APBDes) sudah diketok palu,” kata Ade, kembali mengamini keluhan desa yang bingung karena program hadir di tengah jalan, dan memaksa harus bolak-balik membongkar APBDes.

Meski banyak keluhan keder, Ade Sudiman menegaskan bahwa pihaknya di PPDI Kuningan mendukung penuh program pemerintah Koperasi Merah Putih ini, karena punya tujuan baik supayta kedepan masyarakat desa menjadi sejahtera eningkat perekonomiannya.

Apalagi, lanjutnya, unit usaha Koperasi Merah Putihpun sangat luas, baik menampung hasil maupun usaha-usaha jasa, kerjinan dan lain-lain.

“Mudah-mudahan bisa berimbang dengan pemasarannya. Karena ini juga memerlukan kerja keras keuletan dari pengurus koperasi agar bisa berjalan sesuai harapan,” tuturnya.

Terakhir, Ade Sudiman disinggung soal operasional Koperasi Merah Putih kedepan. Siapa yang akan menggaji pengurusnya, bersarannya brerapa dan lain-lain.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Basalah gaji, kayanya disesuaikan dengan perkembangan koperasi tersebut biasa dari SHU, bukan semata-mata diberikan secara langsung oleh pemerintah atw anggaran yang di berikan. Karena biasanya koperasi mah rata-rata gaji pegawai itu dr SHU. Atau nanti lebih jauhnya ke teknis masih kita tunggu arahan/mekanisme dari pemerintah pusat. Sementara desa sekarang fokus ke pembentukan dulu,” jelasnya.

Ade juga bernostalgia soal UPK, yang kemungkinan mirip dengan Koperasi Merah Putih secara operasionalnya. Bedanya UPK hadir tingkat kecamatan dan KMP hadir untuk tingkat desa. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sekitar 1.500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat oleh Paguyuban Emak-emak Perum Ciporang di sekitar lampu merah Ciporang, tepatnya di depan SD...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sekitar 282 guru dari jenjang PAUD dan Sekolah Dasar mengikuti program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementer Komdigi RI, resmi membatasi akun anak di bawah 16 tahun di platform digital yang dianggap beresiko...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, mengenang pengalamannya saat masih menjadi birokrat dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua Satgas MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana hingga kini belum memberikan keterangan ketika dimintai pendapat mengenai layak atau tidak layaknya menu...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Eskalasi di negara-negara Timur Tengah saat ini sangat tinggi, buntut pecahnya konflik Negara Iran Vs Israel yang juga didukung penuh oleh...

Netizen Mass

Yuk berefleksi mumpung Ramadan !!! KUNINGAN (MASS) – Satu sore di sebuah kantor pemerintahan. Tepat di bulan Ramadan. Langit perlahan meredup. Azan hampir mengudara....

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Melalui program Husnul Khotimah Peduli, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menyalurkan sebanyak 268 bingkisan kepada para guru ngaji yang tersebar di desa penyangga pondok...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Bagas Fuadi pemuda asal Kuningan yang mengemban ilmu di Timur tengah dan tak asing dengan adanya perang, bom dan suara tembakan....

Headline

JAKARTA (MASS) – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak pernah mengancam masyarakat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan menu Program...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Wilayah Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, pada Kamis (6/3/2026) kemarin mengalami fenomena cuaca yang mengejutkan, yaitu hujan es. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Safari Ramadan Tim V Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Syiarul Islam, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kamis...

Regional

CIREBON (MASS) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Cirebon menggelar kegiatan berbagi takjil gratis...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, mengungkapkan perang yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel dan sekutunya akan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyoroti masalah pengelolaan sampah di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang yang dinilai belum optimal. Dalam kunjungannya pada...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Warga Kabupaten Kuningan, berdasarkan data, rata-rata lama sekolah (RLS) nya hanya di anngka 7,91 tahun atau setara kelas 2 (atau kelas...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menu MBG yang terlihat pada gambar memperlihatkan sajian yang sangat sederhana dari salah satu dapur di Kecamatan Darma yang berlokasi di...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Bagas Fuadi, seorang pemuda asal Kuningan, berbagi kisahnya sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di Hadramaut, Yaman. Selama lebih dari empat tahun...

Nasional

BANDUNG (MASS) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran mendampingi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Jawa Barat melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Sebagai langkah awal, di Kecamatan Ciawigebang telah dipilih Desa Pangkalan untuk pelaksanaan GPM tahun ini. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan gejolak perang global, terutama yang terjadi antara Iran dan Israel, telah berdampak signifikan terhadap stabilitas...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan bersama tim gabungan yang melibatkan BNN, Polres, Dinkes,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, tepatnya hari ke-15, harga bahan pokok terutama daging masih terpantau tinggi. “Harga daging terpantau masih tinggi,” kata...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Angin kencang serta hujan deras di wilayah kabupaten Kuningan, pada Rabu (4/3/2026) siang ini sekitar pukul 14.30 WIB, mengakibatkan beberapa pohon...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, dikejutkan dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Dijual/Dikontrakan Hubungi: BUMDes” di pintu Kantor Desa Windujanten, Selasa...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pecahnya konflik Iran, dimana AS-Israel menyerang Teheran hingga pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomaeni gugur, menyebabkan eskalasi hingga potensi perang berkepanjangan....