Kondisi Lapangan Belum Ideal, Akankah Pesik Kuningan Musafir di Putaran Awal Liga 3 Nusantara?

KUNINGAN(MASS) – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara pada 13 November 2026 mendatang, kondisi Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan yang digadang-gadang menjadi homebase Pesik Kuningan masih jauh dari kata siap.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Rabu (28/10/2026), fasilitas utama stadion masih membutuhkan banyak pembenahan fisik. Kondisi rumput lapangan tampak tumbuh belum merata di seluruh penjuru. 

Tak hanya persoalan vegetasi lapangan, sarana pendukung seperti jaring gawang juga terlihat tidak terawat, serta belum tersentuh perbaikan. Di tengah keterbatasan tersebut, petugas lapangan terus berupaya melakukan perawatan ekstra dengan menyiram area rumput menggunakan pompa air.

Menanggapi kondisi tersebut Manajer Pesik Kuningan, Nono Sujono, membeberkan fakta realistis terkait kesiapan stadion. Ia menjelaskan proses perawatan dan penumbuhan rumput lapangan membutuhkan durasi waktu yang cukup panjang agar layak digunakan untuk pertandingan level nasional.

“Ya a, tapi mulai tumbuhnya memang tiga bulanan baru bisa rata, apalagi kalau hujannya sudah sering bisa cepat,” ujarnya saat dikonfirmasi kuninganmass.com Rabu (28/10/2026).

Akibat lambatnya pemulihan kondisi lapangan, Nono memastikan skuad Laskar Ciremai tidak akan bisa menggunakan Stadion Mashud Wisnusaputra pada putaran pertama Liga 3 Nusantara. Pihak manajemen terpaksa mengambil keputusan untuk berlaga di luar daerah atau menjadi tim musafir pada awal bergulirnya kompetisi.

“Henteu A, paling putaran kedua tiasa homebase di Kuningan,” tegasnya.

Mengenai lokasi pertandingan putaran pertama, manajemen Pesik Kuningan saat ini tengah membidik beberapa stadion netral di wilayah Jawa Tengah.

“Belum A, perkiraan antara Solo atau Magelang,” pungkasnya. (raqib)