JAPARA (MASS) – Pesantren Tahfidz Al-Quran Karmin Assadi, Kecamatan Japara, Kuningan, menjadi saksi bisu acara wisuda Tahfidz Al-Quran yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat, Kiai, jajaran pengurus pesantren, dan para wali santri. Dalam kesempatan itu, KH Imam Nur Suharno, MPdI, Kepala Divisi Humas dan Dakwah Pesantren Husnul Khotimah, memberikan ceramah yang menekankan pentingnya berinteraksi dengan Al-Qur’an.
“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup kita, dan kita harus berinteraksi dengan Al-Qur’an melalui membaca, menghafal, memahami, mengajarkan, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kiai Imam.
Imam juga menekankan pentingnya teladan dari para orang tua dan para pembimbing dalam menjaga Al-Qur’an, baik di rumah, pesantren, maupun lingkungan masyarakat. “Kita harus menjadi contoh yang baik bagi generasi muda dalam menjaga Al-Qur’an,” tambahnya.

Acara wisuda Tahfidz Al-Quran juz 30 ini merupakan momen penting bagi para santri yang telah berhasil menghafal Al-Qur’an, dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah berhasil menyelenggarakan wisuda perdana Tahfidz Al-Quran juz 30, Pesantren Tahfidz Al-Quran Karmin Assadi selanjutkan akan mewisuda santri per satu Juz, lima, sepuluh, lima belas hingga 30 juz. Hal ini dilakukan sebagai syiar dan mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sehingga mendatangkan keberkahan untuk semua. (didin)







