Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Kemandirian Guru

KUNINGAN (MASS) – Berita mengejutkan, korban pinjol ilegal paling banyak adalah guru. CEO & Principal Zapfinance Prita Hapsari Ghozie mengatakan kurangnya literasi keuangan membuat banyak guru terjerat pinjaman daring (pinjol) ilegal. Mengutip data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prita mengungkapkan sebanyak 42 persen korban dari pinjol ilegal adalah guru.

Hal ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan. Padahal semestinya karakter yang mesti dimiliki oleh seorang guru agar dapat mengemban amanah mendidik peserta didik secara profesional ialah qadirun alal kasbi (mampu berusaha sendiri). Guru yang mandiri adalah guru yang bukan menjadi beban orang lain, sehingga guru dapat fokus mendidik peserta didik.

Apabila guru menjadi beban bagi orang lain dan atau sampai terjerat pinjol maka guru tidak akan dapat fokus dalam mendidik peserta didik. Alih-alih mendidik dan menyelesaikan permasalahan peserta didik, menyelesaikan urusan diri sendiri saja belum tuntas.

Kemandirian adalah kemampuan seseorang untuk mewujudkan suatu keinginan atau kehendak tanpa meminta bantuan orang lain. Kemandirian menjadi salah satu sikap yang mesti dimiliki oleh seorang guru karena mendasari keberhasilan sebuah pendidikan.
Guru menjadi sentral pelaksana pendidikan. Sebagai pelaksana pendidikan seorang guru mempunyai tugas yang sangat penting yaitu membimbing dan mengarahkan peserta didik agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Seorang guru adalah model bagi peserta didik, untuk itu sudah seharusnya guru mempunyai kecakapan yang patut dicontoh seperti kemandirian. Dasar utama guru mandiri adalah mempunyai rasa percaya diri dan yakin ia mempunyai potensi yang tidak dimiliki oleh sembarang orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Guru mandiri memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Tugas utama guru adalah menciptakan suasana pembelajaran yang dapat memotivasi peserta didik agar semangat belajar. Tugas guru tidak terbatas mengajarkan ilmu, melainkan memotivasi, membimbing, menumbuhkembangkan nilai, melatih keterampilan, dan mengabdi pada masyarakat dan negara.

Guru mandiri juga harus memiliki inisiatif dan kreatifitas. Guru yang memiliki banyak inisiatif dan kreatifitas mesti akrab dengan berbagai sumber keilmuan, selalu up to date dan tidak kehabisan akal untuk menghasilkan ide, menyusun strategi pembelajaran yang efektif, dan menciptakan media pembelajaran yang menarik.

Guru tidak boleh kering inspirasi karena akan mudah terserang penyakit profesi seperti Kusta (kurang strategi), Kutil (kurang terampil), dan Lesu (lemah sumber). Keberhasilan guru yang kreatif terletak pada kepuasan dan pemahaman peserta didik setelah menerima materi pelajaran yang diberikan.

Indikator guru yang mandiri antara lain: berusaha memiliki spesialisasi dalam usaha, menjaga kepemilikan khusus, mengutamakan spesialisasi langka yang penting dan dinamis, menghindari budaya berhutang, qanaah, dan berusaha memperbaiki kualitas produk dengan harga yang sesuai.

Karena itu, perlu evaluasi secara komprehensif dan masif terkait persoalan guru terjerat pinjol ilegal hingga 42 persen. Jika hal ini tidak dicari solusinya maka akan dapat menyebabkan kemunduran pendidikan. Mundurnya pendidikan berakibat pada mundurnya sebuah negara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Semoga Allah membimbing para guru di negeri ini agar memiliki kemandirian yang memadai sehingga bisa fokus mendidik dan mengantarkan peserta didik menjadi sukses dan berkarakter. Amin.

Imam Nur Suharno
Pendidik di Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement