“Kebutuhan Ibu Rumah Tangga” Hadir di CFD, Bazar Pangan Murah Digelar Rutin di Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menggelar Bazar Pangan Murah dan Segar di depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (12/4/2026), bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Bazar sayur ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, di lokasi yang sama. Kegiatan ini merupakan inisiatif Bagian Ekonomi dan SDA Setda Kuningan yang bekerja sama dengan PDAU serta PT Rumah Tani.

Program ini menjadi langkah awal menuju pembentukan “Rumah Sayur” yang direncanakan akan segera dideklarasikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat sektor pertanian daerah.

Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, yang hadir bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, menyampaikan sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi Kabupaten Kuningan. Menurutnya, sektor ini terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika global dan nasional yang fluktuatif.

“Pertanian ini menjadi sektor yang luar biasa, yang mampu menjaga kondisi perekonomian masyarakat Kuningan tetap stabil,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Bazar Sayur dan rencana pembentukan Rumah Sayur memiliki sejumlah tujuan strategis. Selain menjaga kestabilan harga pangan yang cenderung fluktuatif, program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pemanfaatan teknologi pertanian modern.

“Ketika masyarakat memahami dan memanfaatkan teknologi pertanian dengan baik, maka sektor ini bisa memberikan kesejahteraan yang besar,” tambahnya.

Bupati juga menekankan pentingnya standar pengelolaan pertanian agar produk yang dihasilkan berkualitas, mudah terserap pasar, dan mampu bersaing. Dari sisi distribusi, keberadaan Bazar Sayur dan Rumah Sayur diharapkan dapat menjaga rantai pasok tetap stabil, sehingga berdampak langsung pada pengendalian inflasi daerah.

Menurutnya, program ini juga akan berjalan secara simultan dengan pembinaan petani, termasuk akses permodalan dan pendampingan melalui kerja sama antara Pemkab Kuningan, PDAU, dan Rumah Tani.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi, Rinekawati, menjelaskan bazar pangan merupakan salah satu program PDAU yang bekerja sama dengan Rumah Tani. Tujuannya adalah menyediakan bahan pangan, terutama sayuran segar berkualitas, dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap CFD. Ini merupakan upaya Pemkab untuk pengendalian inflasi daerah, karena komoditas yang masuk bazar adalah yang sensitif inflasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bazar pangan ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan harga terjangkau, tetapi juga membantu petani melalui penyerapan hasil panen oleh Rumah Tani dan PDAU. (didin)