Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Kadis Kominfo Sebut Pandemi Covid-19 Paksa Masyarakat Melek Teknologi Informasi

CIGANDAMEKAR( MASS)  Pandemi Covid-19 yang terjadi hampir di seluruh dunia memaksa masyarakat untuk beraktivitas dirumah dengan menggunakan teknologi digital. Mulai dari bekerja, belajar, mencari hiburan, bahkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Hal itu, disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah M.Si, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peran TIK dan Standar Keamanan Transaksi Online Bagi Pelaku Ekraf dan UMKM di Kabupaten Kuningan Tahun 2021, di Aula Prima Resort, Sangkanhurip, Selasa (23/11/2021).

“Pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai dampak negatif pada berbagai bidang. Namun dari bencana ini, ada hal positif yang dapat kita petik. Salah satu hal positif, tentu adalah kita dipaksa “melek” akan teknologi informasi dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari,” ujar Wahyu.

Pada kesempatan tersebut, Kadis Kominfo mengatakan, pandemi Covid-19 harus menjadi momentum untuk mendorong transformasi digital di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kuningan.

Karena lanjut dia, pada kenyataannya, pandemi telah mengubah pola hidup normal dan mendorong pengunaan jaringan internet atau daring (dalam jaringan) untuk seluruh aktivitas, mulai dari kegiatan belajar, bekerja, pola konsumsi masyarakat, hingga jual beli.

“Momentum transformasi digital ini tidak boleh dilewatkan dan justru harus dimanfaatkan, agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan literasi digital sekalipun dalam tingkat dasar. Terutama bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM, supaya produk-produknya bisa dijual dengan pasar yang lebih luas, baik melalui media sosial maupun marketplace,” tuturnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selanjutnya Wahyu mengemukakan, tantangan revolusi industri 4.0, membuat perkembangan dunia digital di Indonesia sangat menjanjikan, dari sisi pengguna internet, pengguna media sosial, bahkan pengguna ponsel-ponsel pintar.

Hal ini, sambungnya, banyak menawarkan peluang-peluang usaha serta arah tujuan bisnis ke depan.

“Usaha-usaha yang hanya mengandalkan cara-cara konvensional dan tradisional, bakal tergilas oleh usaha-usaha yang sudah menerapkan teknologi informasi dalam operasional bisnisnya,” ujar pria yang sempat menjabat Kabag Humas Setda Kuningan.

Untuk itu Wahyu berharap, para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada dengan penggunaan teknologi informasi dalam menjalankan roda bisnisnya, sehingga dapat tetap tumbuh dan bertahan di tengah persiangan ekonomi global.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu (23-24/11/2021) turut dihadiri Sekda Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, MSi, dan para pejabat dilingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PD

PKB

Advertisement

PAM

Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Ini sejarah baru bagi masyarakat Kuningan dikatagorikan sebagai Kabupaten dengan penduduk miskin ekstrim.   Sebagai warga Kuningan tentu ada rasa malu...

Anything

KUNINGAN (MASS)- Pasca dilantik PAC Pemuda Pancasila  Kecamatan Luragung langsun bergertak. Bukti nyata adalah melakukan kegiatan Jumat Berbagi. Kegiatan ini hasil kerjasama dengan Unit...

Headline

KUNINGAN (MASS)- Insiden kecelakaan terjadi di ruas jalan Kuningan-Cikijing tepatnya di Desa Haurkuningan Kecamatan Nusaherang pada Jumat pukul 11.30 WIB. Insiden kecelakaan itu melibatkan...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Untuk memperkuat kohesi sosial dan moderasi beragama, yayasan Pasamoan Kuningan menggelar pelatihan pangan berbasis kearifan lokal. Kegiatan itu, dikakukan di Highland...

Advertisement