Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Jangan Mau Jadi Bahan Ngobjek, Pemuda Wajib Peka!

KUNINGAN (MASS) – Pemuda adalah kekuatan utama dalam setiap proses perubahan sosial dan politik. Dalam konteks Kabupaten Kuningan, peran pemuda menjadi sangat vital, terutama ketika kita melihat komposisi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan oleh KPU Kuningan.

Berdasarkan data terbaru, pemilih muda (millennial dan gen Z) mencakup lebih dari 50% dari total pemilih di Kuningan. Angka ini bukan sekadar statistik, tapi sebuah kekuatan riil yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Namun, sayangnya, dari sekian banyak calon bupati yang mencalonkan diri pada Pilkada 2024, belum ada satupun yang secara konkret membawa program atau kebijakan yang jelas untuk meningkatkan kesejahteraan dan potensi pemuda di Kuningan.

Kebanyakan dari mereka masih berfokus pada isu-isu klasik seperti infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi makro tanpa menyentuh aspek yang krusial untuk pemuda: lapangan kerja, ekonomi kreatif, serta ruang-ruang partisipasi politik yang inklusif dan progresif.

Banyak calon yang terkesan hanya menjadikan pemuda sebagai bahan objek kampanye. Mereka seringkali menyoroti semangat dan energi pemuda dalam acara-acara kampanye, tapi gagal menawarkan solusi nyata bagi masa depan mereka. Kita, sebagai pemuda, harus menyadari posisi kita sebagai elemen strategis yang tidak boleh lagi menjadi objek politik yang pasif. Sebaliknya, pemuda Kuningan harus menjadi subjek aktif yang berperan dalam menentukan arah kebijakan.

Kekuatan DPT Pemuda di Kuningan

Dengan komposisi pemilih yang didominasi oleh kaum muda, kita seharusnya memiliki posisi tawar yang lebih tinggi dalam politik lokal. Data dari KPU Kuningan menunjukkan bahwa lebih dari setengah dari total pemilih adalah kelompok usia produktif. Ini artinya, pemuda memiliki daya dorong besar untuk menentukan siapa pemimpin Kuningan yang layak dipilih, siapa yang sungguh-sungguh memikirkan masa depan kita, dan siapa yang hanya menjadikan kita alat kampanye semata.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sangat penting untuk menyadari bahwa suara kita bukanlah suara yang bisa dianggap remeh. Pemuda Kuningan memiliki kekuatan untuk menggerakkan perubahan besar dan memilih calon yang benar-benar punya visi dan misi jelas untuk pemuda, baik dalam hal peningkatan ekonomi, pengembangan kreativitas, maupun pemberdayaan di tingkat desa dan kota.

Pemuda Jangan Hanya Jadi “Bahan Ngobjek”

Dalam konteks Pilkada, sangat sering kita temukan bahwa pemuda hanya dilibatkan secara superfisial—diundang ke acara, dipakaikan kaos kampanye, diberi bendera, tapi tidak pernah dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang sebenarnya. Ini adalah pola lama yang harus kita akhiri.

Sejauh ini, belum ada calon bupati yang membawa visi jelas tentang bagaimana memberdayakan pemuda Kuningan. Kebanyakan dari mereka hanya menawarkan janji-janji yang umum dan abstrak. Tidak ada program konkret yang menjawab masalah seperti pengangguran di kalangan pemuda, sulitnya akses modal usaha untuk pemuda kreatif, dan kurangnya ruang ekspresi serta kreativitas bagi generasi muda di Kuningan.

Kita tidak bisa lagi hanya menjadi “bahan ngobjek” dalam setiap kampanye politik. Pemuda Kuningan harus berani mengajukan tuntutan dan memastikan bahwa isu-isu yang relevan dengan kita diperhatikan. Kita harus meminta transparansi dari setiap calon tentang program apa yang mereka tawarkan untuk pemuda, dan bagaimana mereka berencana melibatkan kita dalam proses pembangunan daerah.

Saatnya Pemuda Andil 100%

Menghadapi realitas politik saat ini, pemuda Kuningan harus mengambil sikap tegas: jangan hanya jadi penonton, tapi aktif dalam menentukan masa depan. Kita harus memastikan bahwa suara kita tidak hanya terdengar, tapi juga dipertimbangkan dalam setiap kebijakan yang diambil oleh calon pemimpin daerah. Tidak ada gunanya kita memiliki persentase besar dalam DPT jika kita tidak menggunakan kekuatan itu secara efektif.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemuda wajib andil 100% dalam menentukan arah masa depan Kuningan. Kita harus berani memilih calon yang benar-benar peduli pada masa depan kita, bukan sekadar calon yang pandai berbicara atau yang hanya memanfaatkan kita sebagai alat politik.

Inilah saatnya untuk mengakhiri pola lama di mana pemuda hanya menjadi objek. Saatnya kita menjadi aktor utama dalam perubahan Kuningan. Jika tidak ada calon yang membawa narasi konkret untuk pemuda, maka kita harus menciptakan perubahan dari diri kita sendiri—melalui gerakan, diskusi, dan partisipasi aktif di ranah politik.

Jangan mau jadi bahan ngobjek, pemuda Kuningan harus andil 100% demi masa depan yang lebih baik.

Oleh: Muhammad Hanif/Founder Swara Pemoeda

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Olahraga

KEDIRI (MASS) – Pada pertandingan pekan ke-25 BRI Super League 2026, Persib Bandung tampil menggembirakan dengan mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0. Pertandingan yang...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan telah menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) untuk menata infrastruktur telekomunikasi di wilayah Kuningan....

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1.447 H alias Lebaran, Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas) se-Kabupaten Kuningan nampak sumringah “disawer” kadeudeuh oleh...

Bisnis

BANDUNG (MASS) – Setiap impian selalu berawal dari sebuah harapan yang tumbuh dalam hati. Harapan untuk hidup yang lebih baik, lebih tenang, dan lebih...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMATIKA) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan baru saja menggelar kegiatan buka puasa bersama, Minggu (8/3/2026). Kegiatan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – BEM Pesantren Seluruh Indonesia zona Kuningan baru saja menggelar kegiatan “Ramadhan Berperan”, Minggu (8/3/2026) kemarin. Acara yang diisi dengan berbagi takjil...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Musyawarah Komisariat (Muskom) Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STKIP Muhammadiyah Kuningan mencatatkan sejarah baru, Sabtu (6/3/2026) kemarin. Pasalnya, dalam...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – BPL HMI Koorwil Jawa Barat menggelar Bootcamp instruktur BPL HMI se-Jawa Barat sekaligus simposium instruktur, yang berlangsung dua hari Sabtu dan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Ribuan siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) di seluruh Kabupaten Kuningan mulai mengikuti gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, Senin...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dua guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kuningan dipromosikan menjadi Kepala Sekolah pada apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan...

Regional

KUNINGAN (MASS) – Kawasan Rebana Metropolitan yang mencakup tujuh kabupaten dan kota, menunjukkan perkembangan signifikan dalam realisasi investasi tahun 2025. Dari data yang dilansir...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam pekan-pekan terakhir Ramadhan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, harga pangan masih terpantau tinggi untuk beberapa komoditas. Bahkan perhari...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Suasana ceria dan penuh antusias menyelimuti lapangan STISHK Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Desa Maniskidul, Kuningan, pada Sabtu (7/3/2026) malam. Usai melaksanakan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Puluhan santri dari SMA Binaul Ummah, Cipari – Kuningan, diterjunkan langsung ke SMPN 2 Kuningan dalam kegiatan Praktik Pengalam Fikih Dakwah...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Selama bulan Ramadhan, Samsat Kuningan menghadirkan program baru bernama Samsat Ngabuburit untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Hari Raya Idulfitri, kotak amal atau keropak masjid di Desa Peusing, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan menjadi sasaran pencurian. Kejadian ini...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Semarak bulan Ramadhan semakin terasa di Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan dengan kegiatan Kampung Ramadhan Desa Cimara yang digelar pada Sabtu (7/3/2026)...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri 2026, berbagai persiapan mulai dilakukan di Terminal Ancaran Kuningan. Program mudik gratis selama tiga hari...

Sosial Budaya

KUNINGAN (MASS) – Dalam kegiatan Safari Ramadhan 2026, Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat melalui program “LKKS Berbagi”,...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Agung Adiatna, pengamat sosial, mengungkapkan pandangannya tentang program Makanan Bergizi (MBG) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah, kala diwawancara dengan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Komisi 2 DPRD Kuningan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PAM Tirta Kamuning, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kuningan...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pesik Kuningan kini telah memfinalisasi keseluruhan skuad pemain yang akan berlaga di putaran nasional. Kepala Pelatih Pesik Kuningan, Dian Okta mengungkapkan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Jika banyak desa yang mengeluh karena potongan anggaran untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sangat besar bahkan sampai 60-70%, mungkin bagi...

Netizen Mass

Esai tentang Pentingnya Literasi Digital dalam Kehidupan Masyarakat Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat dalam beberapa dekade terakhir telah membawa perubahan...

Insiden

KUNINGAN (MASS)  – Dalam pertemuan Bupati Kuningan Dr H Dian rachmat Yanuar M Si bersama kepala desa se-Kecamatan Ciawigebang sembari buka puasa bersama, Jumat...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Menyusul dinamika situasi yang terjadi di kawasan Timur Tengah, jamaah umroh asal Kabupaten Kuningan dipastikan dalam kondisi aman dan hingga saat...