KUNINGAN (MASS) – Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, dan menjaga sirkulasi udara menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penularan influenza. Hal itu menjadi edukasi yang disampaikan Mila Silvia, mahasiswi Fakultas Kesehatan Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan, kepada masyarakat di UPTD Puskesmas Ciawigebang, Selasa (13/10/2026).
Penyuluhan ini merupakan bagian dari kegiatan Praktik Belajar Lapangan 2 (PBL 2) kelompok 5. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan penyakit menular, khususnya influenza yang menyerang saluran pernapasan.
Dalam penyampaiannya, Mila menjelaskan bahwa influenza bukan sekadar flu biasa yang dapat diabaikan. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza dan dapat menular melalui partikel pernapasan yang keluar ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara.
Masyarakat juga diajak mengenali sejumlah gejala influenza, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, hingga tubuh terasa lemas dan mudah lelah.
Menurut Mila, pemahaman mengenai gejala dan cara penularan menjadi langkah awal agar masyarakat dapat mengambil tindakan pencegahan yang tepat, baik untuk melindungi diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
“Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang influenza, mulai dari gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahannya. Dengan memahami hal tersebut, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencegahan influenza dapat dimulai dari perubahan perilaku sehari-hari. Masyarakat dianjurkan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menutup mulut serta hidung ketika batuk atau bersin, menggunakan masker saat mengalami gejala sakit, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Sirkulasi udara di dalam ruangan juga perlu diperhatikan untuk membantu mengurangi risiko penularan penyakit melalui udara.
“Pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kebiasaan ini penting untuk membantu mengurangi risiko penularan influenza,” tambahnya.
Selain langkah pencegahan, penyuluhan juga turut membahas pentingnya menjaga asupan gizi seimbang, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan beristirahat dengan cukup ketika mengalami influenza. Vaksinasi influenza juga dapat menjadi salah satu upaya pencegahan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa Fakultas Kesehatan UNISA Kuningan untuk menerapkan pengetahuan akademik melalui edukasi langsung di lingkungan pelayanan kesehatan.
Melalui penyuluhan tersebut, ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan penyakit menular tidak selalu harus dimulai dari tindakan besar. Kebiasaan menjaga kebersihan diri, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menjaga kesehatan lingkungan dapat menjadi langkah awal untuk membangun perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. (didin)
