Jaga Stabilitas Pangan Jelang Idul Adha, Diskatan Gelar Pasar Murah di Enam Kecamatan, Cek Jadwalnya Disini!

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan bakal menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Iduladha DIRAHMATI (Diskon Harga Hemat Tahan Inflasi) untuk menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M.

Program diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan.
Kepala Diskatan Dr Wahyu Hidayah M Si, menjelaskan langkah tersebut diambil sebagai strategi pengendalian inflasi daerah di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Ia menegaskan, GPM Iduladha DIRAHMATI merupakan bentuk intervensi nyata pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat.

“Momentum Idul Adha selalu diikuti peningkatan kebutuhan pangan. Karena itu, pemerintah hadir memastikan pasokan tetap tersedia dan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Pelaksanaan GPM Iduladha DIRAHMATI akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di enam titik lokasi, yakni:

Senin, 18 Mei 2026 di Desa Jalatrang, Kecamatan Cilebak

Selasa, 19 Mei 2026 di Desa Bangunjaya, Kecamatan Subang

Rabu, 20 Mei 2026 di Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang

Kamis, 21 Mei 2026 di Desa Ciangir, Kecamatan Cibingbin

Jumat, 22 Mei 2026 di Desa Citapen, Kecamatan Hantara

Sabtu, 23 Mei 2026 di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus

Berbagai komoditas pangan strategis akan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras Gapoktan, daging sapi, daging ayam dan produk olahannya, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga aneka sayuran segar.

Seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar melalui subsidi pemerintah daerah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga masyarakat.

“GPM DIRAHMATI merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus memastikan stabilitas sosial tetap terjaga menjelang Iduladha,” kata Wahyu.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem pangan lokal melalui keterlibatan petani dan pelaku usaha daerah dalam rantai distribusi pangan.

“Kami ingin rantai distribusi lebih pendek sehingga produk petani lokal terserap optimal, sementara masyarakat memperoleh harga yang lebih adil dan kompetitif,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan menjadi prioritas pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi dinamika harga pangan dan tantangan ekonomi masyarakat.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan pokok, tetapi bagaimana pemerintah memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasarnya secara layak dan terjangkau. Karena itu, intervensi pemerintah harus hadir secara nyata dan langsung dirasakan masyarakat,” tegas Dian.

Ia menambahkan, GPM Iduladha DIRAHMATI merupakan bagian dari implementasi visi Kabupaten Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh) melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat menyambut Iduladha dengan tenang tanpa dibayangi lonjakan harga pangan. Pemerintah daerah hadir menjaga stabilitas pasokan, memperkuat daya beli masyarakat, dan memastikan distribusi pangan berjalan hingga tingkat desa,” ujarnya. (eki)