KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperkuat nilai keislaman, intelektualitas, serta kepedulian sosial di kalangan kader dan masyarakat pada bulan suci Ramadhan 1447 H, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar kegiatan Pesantren Pergerakan.
Kegiatan Pesantren Pergerakan ini mengusung tema “Mari Bersinergi Bersama PMII di Bulan Suci” yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Tuhfatul Muta’alimin, Cigarukgak, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Sabtu (7/3/2026).
Pesantren Pergerakan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan aspek spiritual, intelektual, dan sosial. Di antaranya kajian kitab Risalatu Fisyiam, podcast interaktif, bagi-bagi takjil, buka puasa bersama, khotmil Qur’an, serta santunan bagi anak yatim piatu.
Kegiatan yang penuh khidmat itu diikuti oleh kader PMII, para santri, serta masyarakat sekitar pesantren.
Ketua Pelaksana kegiatan Ahmad Fauzi menerangkan, Pesantren Pergerakan merupakan salah satu bentuk komitmen PMII dalam mengisi bulan Ramadhan dengan aktivitas yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan kesadaran sosial kader PMII untuk terus berkontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan narasumber, di antaranya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah Tuhfatul Muta’alimin, KH Aa Abdul Aziz, pemateri Cece Ahmad Syaekhu, serta Ketua Cabang PMII Kabupaten Kuningan Rizal Nurfahrozi yang memberikan penguatan nilai-nilai pergerakan kepada para kader.
Ketua PMII Komisariat Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Hamid Jalalan Qodiri, menyampaikan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan kader, tetapi juga mempererat sinergi antara PMII, pesantren, dan masyarakat.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan semangat keislaman, kebersamaan, serta kepedulian sosial di kalangan kader dan masyarakat dapat terus tumbuh.
“Kegiatan ini diharapkan membawa semangat keislaman, kebersamaan, serta kepedulian sosial di kalangan kader dan masyarakat dapat terus tumbuh,” tuturnya.
Dengan adanya Pesantren Pergerakan tersebut, PMII Komisariat Universitas Islam Al-Ihya Kuningan berharap keberadaan organisasi dapat terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan. (didin)

















