Ratusan Massa Lancarkan Aksi Keprihatinan di Depan Mapolres Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Solidaritas Masyarakat (Asma) Kuningan menggelar aksi, Kamis (30/5/2019). Di depan Mapolres Kuningan mereka berdoa bersama yang diiringi orasi yang mengungkap keprihatinan atas tragedy aksi damai 21-22 Mei lalu di DKI Jakarta.

Hadir Habib Rifki dalam aksi tersebut. Ketua FPI Kuningan K Edin Kholidin pun berorasi sekaligus mengungkap fakta yang terjadi saat aksi damai di ibu kota pecan kemarin. Tampak ikut duduk bersila di samping habib, Wakapolres Kuningan Kompol Agus Syafruddin.

Sebagai saksi mata yang ikut langsung di lokasi aksi damai, Edin merasa prihatin atas adanya oknum Brimob yang dinilai tidak berperilaku wajar. Akibatnya, sejumlah peserta aksi meninggal dunia dan banyak diantaranya yang mengalami luka cukup serius.

Solidaritas massa Kuningan itu dilancarkan sejak pukul 14.00 WIB. Hingga menjelang beduk magrib mereka membacakan tuntutan yang dituangkan dalam Maklumat (Lima Tuntutan Ummat). Salah satunya meminta agar pemerintah meminta maaf kepada korban kekerasaan oknum aparat, baik yang terluka maupun yang wafat.

Terungkap dalam aksi, ada 3 warga Kuningan yang belum kembali ke kampung halamannya. Sehingga dalam satu tuntutannya, mereka meminta agar Pemkab Kuningan wajib ikut membantu dan bertanggungjawab atas warga yang belum kembali.

Maklumat tersebut diserahkan kepada Wakapolres Kompol Agus Syafruddin untuk disampaikan kepada Kapolri. Sebagai bentuk solidaritas, sebelum penyerahan maklumat, massa melakukan penggalangan dana untuk korban.

Pantauan kuninganmass.com, aksi keprihatinan berjalan kondusif. Polisi melakukan pemblokiran jalan baik dari arah barat maupun dari arah timur agar tidak bisa dilalui kendaraan. Selain aparat kepolisian, tampak pula aparat TNI di sekitar Mapolres Kuningan. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com