Pipa Pecah, Air PAM Mati sejak Pagi

KUNINGAN (MASS) – Pelanggan PAM di sebagian wilayah Kuningan, Garawangi dan Luragung, sejak pagi tidak dapat menikmati layanan air. Ini karena terjadi pipa pecah alias bocor di Jl Pramuka, tak jauh dari lokasi pecah beberapa pekan lalu.

“Kami permaklumkan, sehubungan dengan telah terjadinya pipa pecah di Jl. Pramuka Kuningan, maka pelayanan pendistribusian air di sebagian wilayah Cabang Kuningan, Garawangi dan Luragung terganggu,” ucap Mas Rifai Sabardiman, Kepala Transmisi & Distribusi PAM Tirta Kamuning, Jumat (20/3/2020).

Ia mengatakan, penyebab kebocoran Pipa bisa ada beberapa kemungkinan. Diantaranya karena Jalur Pipa terletak pada cekungan sehingga beban tekanan berada pada lokasi tersebut.

Pipa tersebut tidak mampu menahan beban tekanan yang sangat besar sehingga menyebabkan kebocoran itu terjadi.

“Dikarenakan kami memanfaatkan sistem gravitasi untuk distribusi aliran air. Dengan demikian beban pipa bertambah karena tekanan yang sangat besar,” jelasnya.

Kemungkinan lain, bisa juga dikarenakan aktivitas di permukaan tanah cukup berat, sehingga berpengaruh terhadap pipa. “Atau juga ada tekanan dari aktivitas di atas (permukaan tanah),” sebutnya.

Atas insiden itu, pihaknya memohon maklum. Sejak terjadi kebocoran, ia beserta tim penanggulangan darurat standby di lokasi.

“Informasi layanan dan penanggulangan darurat hubungi call center kami di 0232871190. Mohon maklum dan terima kasih atas perhatiannya,” ujar Mas Rifai. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com