Pelaku Penggelapan Uang Nasabah BRI Rp3,6 Miliar Tidak Ikut Upacara

KUNINGAN (MASS) – Setiap tanggal 17 Agustus, Lapas Kunigan selalu menggelar upacara yang sekaligus pemberian remisi bagi para napi. Pada saat upacara bukan hanya napi yang hadir, tapi para tahanan yang masih dalam proses persidangan pun selalu ambil bagian.

Namun ternyata untuk napi dan tahanan wanita yang hadir hanya satu orang. Itu juga karena menjadi wakil yang menerima remisi dari pemerintah. Sedangkan yang empat orang tidak bisa hadir.

“Napi ada 3,  sedangakan tahanan ada 2 orang. Salah satunya tahanan adalah kasus penggelapan uang nasabah BRI,” ujar Kalapas Kuningan Samsul Hidayat, usai upacara kepada wartawan.

Samsul mengatakan, pelaku penggelapan uang nasabah BRI tidak mau hadir dalam upacara karena belum siap secara mental. Begitu juga napi dan tahanan yang lainnya. Kebetulan pelaku belum mendapatkan remisi karena masih status tahanan.

baca berita sebelumnyahttps://kuninganmass.com/incident/korban-38-nasabah-kerugian-capai-rp36-miliar/

Diterangkan, sejak masuk pada Senin pekan lalu, pelaku diperlakukan sama dan saat ini masih dalam proses pengenalan lingkungan. Karena perempuan mereka mendapatkan perlakuan khusus dari pihak Lapas.

“Untuk perempuan kita perketat penjagaan. Kami tidak ingin terjadi sesuatu,” tandsanya.

Samsul menyebutkan, mulai jam 3 sore mereka sudah masuk ruangan. Bahkan, saking ketatnya kunci gembok menggunakan tanda. Hal ini untuk mengetahui bahwa kunci benar-benar aman.

baca berita sebelumnyahttps://kuninganmass.com/incident/diduga-lakukan-penggelapan-oknum-pegawai-bri-ditahan-di-lapas/

Untuk mengecek apakah mereka aman atau tidak di dalam ruang sel, maka petugas akan memanggil mereka satu persatu. Khusus ruang sel perempuan hanya ada satu kamar dan ruanganya pun dekat dengan pos penjaagaan sehingga terpantau.

Sekedar mengingatakan, pelaku  E warga Kecamatan Kuningan yang tinggal di salah satu perumahaan. Ternyata nasabah BRI yang menjadi korbanya bukan satu orang tapi 38 nasabah. Adapun jumlah kerugian kurang lebih Rp3,6  miliar. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com