Duaaar, Warung Berisi Petasan Meledak, Kerugian Capai Rp123 Juta

KUNINGAN (MASS)- Disaat sebagain besar warga akan terlelap tidur, musibah kebakaran terjadi di Dusun Puhun RT 04/03 Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang, dimana rumah  milik Pupu Saefudin (62/ Suhartini (47) dengan ukuran rumah 6 x 9 = 54 m2 ludes terbakar pada Sabtu (1/6/2019) jam 23.30 WIB.

Penyebabanya adalah terjadi korsleting listrik yang merembet ke petesaan yang menumpuk di rumah tersebut.  Untungnya pemilik rumah tidak menginap di rumah tersebut, karena menginap di rumah kerabat yang berdampingi dengan lokasi kebakaran.

Sebelum rumah ludes terbakar, sempat terjadi ledakan besar, sehingga membuat warga sekitar terbangun. Ledakan yang keras itu bersumber dari pertasan dan kembang api yang terbakar. Dari kejadin itu korban harus menderita kerugian Rp123 juta.

Kebakaran tidak merembet ke rumah tetangga karena kesigapan petugas Damkar Kuningan. Begitu mendapatkan laporan pada jam 22.55 WIB, dua unit mobil Damkar dikerakahkan ke TKP.

Tiba di TKP pukul +-00.10 wib (+- 15 Menit), dengan  dibantu warga sekitar, anggota Satpol PP Kab.Kuningan, Anggota Polsek Kadugede, dan Anggota Koramil Kadugede, akhirnya  api baru bisa dipadamkan sekitar pukul +- 02.00 wib ( 2 jam).

Menurut Plt Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan Mh Khadafi Mufti SPd MSi, penyebab kebakaran diduga dari konsleting listri di dapur. Kemudian merabat membakar petasan ( warung jual petasan /kembang api) dan seisi rumah.

Adapun taksiran kerugian mencapai Rp123 juta dengan rincian  bangunan dengan Ukuran +- 54 m2 x Rp.2.000.000/ m2 = Rp. 108 juta . Lalu, Barang  yakni televisi, kursi, ranjang, lemari, barang dagangan warung Rp15 juta, surat berharga  seperti  Ijasah, SK, surat rumah, buku tabungan.

“Untungnya dalam kejadian ini tidak menimbulka korban.  Kebutuhan mendesak adalah perbaikan rumah, pakaian, obat- obatan dan keperluan lainya ( pemilik rumah  lansia),” jelasnya.

Diterangkan, wilayah Desa Nusaherang sudah terjadi +- 7 kali terjadi kebakaran dan masuk wilayah rawan kebakaran, karena tingkat kepadatan penduduk dan rumah. Maka,  sangat diperlukan sistem proteksi kebakaran lingkungan, juga untuk wilayah lainnya di Kab.Kuningan.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com