Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Ikuti Bimtek , Pelaku Ekraf Dan UMKM Diharapkan Dapat Lebih Memahami Peran TIK Untuk Medukung Usahanya

GANDAMEKAR (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Bidang Aplikasi Informatika, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menggelar Bimbingan Teknis Peran TIK dan Standar Keamanan Transaksi Online Bagi Pelaku Ekraf dan UMKM di Kabupaten Kuningan Tahun 2021, di Aula Prima Resort, Sangkanhurip.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, Selasa hingga Rabu (23-24/11/2021) tersebut, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan D. Dian Rachmat Yanuar, MSi.

Selain itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Hj. Engking Sarki, S.Sos dan sejumlah pejabat dilingkungan Diskominfo.

Kepala Diskominfo Dr Wahyu Hidayah, M.Si, saat membuka kegiatan tersebut, dihadapan peserta yang terdiri dari para pelaku Ekonomi Kreatif dan UMKM mengemukakan, pandemi Covid-19 yang terjadi hampir di seluruh dunia memaksa masyarakat untuk beraktivitas dirumah dengan menggunakan teknologi digital. Mulai dari bekerja, belajar, mencari hiburan, bahkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

“Pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai dampak negatif pada berbagai bidang. Namun dari bencana ini, ada hal positif yang dapat kita petik. Salah satu hal positif, tentu adalah kita dipaksa “melek” akan teknologi informasi dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari,” ujar Wahyu.

Selanjutnya Wahyu mengemukakan, tantangan revolusi industri 4.0, membuat perkembangan dunia digital di Indonesia sangat menjanjikan, dari sisi pengguna internet, pengguna media sosial, bahkan pengguna ponsel-ponsel pintar.

Hal ini, sambungnya, banyak menawarkan peluang-peluang usaha serta arah tujuan bisnis ke depan.

“Usaha-usaha yang hanya mengandalkan cara-cara konvensional dan tradisional, bakal tergilas oleh usaha-usaha yang sudah menerapkan teknologi informasi dalam operasional bisnisnya,” imbuh Kadis Kominfo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Untuk itu Wahyu berharap, para pelaku Ekonomi Kreatif dan UMKM harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada dengan penggunaan teknologi informasi dalam menjalankan roda bisnisnya, sehingga dapat tetap tumbuh dan bertahan di tengah persiangan ekonomi global.

Sementara, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Hj. Engking Sarki, disela-sela kegiatan menyampaikan, perkembangan dan kontribusi sektor UMKM tidak terlepas dari semakin bertumbuhnya wirausaha-wirausaha baru di masyarakat.

Gelombang ekonomi baru, mengutamakan intelektual sebagai kekayaan yang dapat menciptakan uang, kesempatan kerja, pendapatan, dan kesejahteraan.

“Tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meningkatkan pemahaman para pelaku Ekraf dan UMKM dalam mewujudkan usahanya menuju transformasi digital serta mewujudkan ketertiban dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan SPBE dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan” jelas Hj Engking.

Selanjutnya Kabid Aptika berharap, para pelaku Ekraf dan UMKM dapat lebih memahami lagi peran TIK dalam rangka mendukung usahanya, sehingga siap menghadapi transformasi digital, go nasional bahkan internasional.

Sehingga berdampak meningkatnya penghasilan para pelaku Ekraf dan UMKM serta mengurangi pengangguran.

Adapun materi pada kegiatan tersebut, disampaikan oleh sejumlah narasumber diantaranya, dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kuningan. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Business

CILIMUS (MASS) – Pada Jumat (6/5/2022) malam kemarin, Coffee and Resto Saung Tengah Sawah di Desa Linggaindah Kecamayan Cilimus, resmi di-launching secara resmi. Kedai...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan laka lantas di Jalan Baru Lingkar Timur yang melibatkan dua kendaraan, tidak memakan korban jiwa. Hal itu dipastikan Kapolres Kuningan...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Keluarga Alumni Pondok Pesantren Al-Mutawally (KAPPA), menggelar halal bi halal dengan tema “Membangun Ukhuwah Makhluqiyah, Memperkuat Soliditas, Mengasah Solidaritas Alumni” pada...

Religious

MALEBER (MASS) – Sebanyak 285 anak yatim dan dhuafa, mendapatkan santunan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Hikmatul Islam Desa/Kecamatan Meleber, Sabtu (23/4/2022) kemarin. DKM,...

Advertisement